REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Semarak Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah diwarnai dengan momen penuh makna dan kepedulian di Masjid Nurul Iman, Desa Sumber Makmur, Kecamatan Sungai Loban, Rabu (9/7/2025). Tidak hanya dihadiri ratusan warga, acara Pengajian Umum dan Santunan Anak Yatim ini juga dihadiri langsung oleh Babinsa Koramil 1022-06/Sungai Loban, yang menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat.
Dengan penuh keakraban, Babinsa bersama unsur Muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perangkat desa turut larut dalam suasana religius dan kekeluargaan yang kental. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat seperti ini menjadi bukti nyata sinergi antara prajurit dan rakyat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Mewakili Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, Danramil 1022-06/Sungai Loban, Kapten Inf Sahlan Nurdibyanto, menyampaikan pesan penting tentang peran aktif TNI dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
“Kami dari jajaran TNI, khususnya Babinsa Sungai Loban, akan selalu hadir dan mendukung kegiatan-kegiatan positif masyarakat. Momen Tahun Baru Islam ini bukan hanya sarana memperkuat keimanan, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan empati sosial,” ujarnya.
Kegiatan yang diawali dengan pembacaan doa dan tausiyah oleh penceramah dari luar daerah ini berhasil menggerakkan hati masyarakat. Tak sedikit yang menitikkan air mata haru saat prosesi penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu, sebagai bentuk kasih sayang dan solidaritas sosial di tahun baru Hijriah.
Masyarakat memberikan sambutan hangat, tidak hanya terhadap pesan religius yang disampaikan, tetapi juga terhadap kehadiran TNI yang merakyat dan penuh empati.
Kegiatan ini menjadi cerminan eratnya hubungan antara TNI dan warga dalam menjaga kondusivitas wilayah. Lebih dari sekadar seremonial, kehadiran Babinsa dalam acara seperti ini dinilai memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi fondasi penting dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kita ingin membangun wilayah yang tidak hanya aman secara fisik, tapi juga damai secara sosial dan spiritual. Dan itu bisa dimulai dari masjid, dari kampung, dari kebersamaan seperti ini,” imbuh Kapten Sahlan.
Acara ditutup dengan doa bersama, penuh harapan akan tahun baru yang lebih baik, penuh berkah, dan kedamaian. TNI, melalui para Babinsa, terus menunjukkan bahwa mereka bukan hanya penjaga kedaulatan, tetapi juga pengayom masyarakat di garis depan kehidupan sosial.
Dengan penuh keakraban, Babinsa bersama unsur Muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perangkat desa turut larut dalam suasana religius dan kekeluargaan yang kental. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat seperti ini menjadi bukti nyata sinergi antara prajurit dan rakyat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Mewakili Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, Danramil 1022-06/Sungai Loban, Kapten Inf Sahlan Nurdibyanto, menyampaikan pesan penting tentang peran aktif TNI dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
“Kami dari jajaran TNI, khususnya Babinsa Sungai Loban, akan selalu hadir dan mendukung kegiatan-kegiatan positif masyarakat. Momen Tahun Baru Islam ini bukan hanya sarana memperkuat keimanan, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan empati sosial,” ujarnya.
Kegiatan yang diawali dengan pembacaan doa dan tausiyah oleh penceramah dari luar daerah ini berhasil menggerakkan hati masyarakat. Tak sedikit yang menitikkan air mata haru saat prosesi penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu, sebagai bentuk kasih sayang dan solidaritas sosial di tahun baru Hijriah.
Masyarakat memberikan sambutan hangat, tidak hanya terhadap pesan religius yang disampaikan, tetapi juga terhadap kehadiran TNI yang merakyat dan penuh empati.
Kegiatan ini menjadi cerminan eratnya hubungan antara TNI dan warga dalam menjaga kondusivitas wilayah. Lebih dari sekadar seremonial, kehadiran Babinsa dalam acara seperti ini dinilai memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi fondasi penting dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kita ingin membangun wilayah yang tidak hanya aman secara fisik, tapi juga damai secara sosial dan spiritual. Dan itu bisa dimulai dari masjid, dari kampung, dari kebersamaan seperti ini,” imbuh Kapten Sahlan.
Acara ditutup dengan doa bersama, penuh harapan akan tahun baru yang lebih baik, penuh berkah, dan kedamaian. TNI, melalui para Babinsa, terus menunjukkan bahwa mereka bukan hanya penjaga kedaulatan, tetapi juga pengayom masyarakat di garis depan kehidupan sosial.



