REDAKSI8.COM – Akibat curah hujan yang turun dengan intensitas yang lama mengakibatkan beberapa sekolah di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan terendam. sampai saat ini masih masih belum ada penurunan, Selasa (11/2/2020).
Kepala Dinas Pendidikan Banjar Maidi Armansyah mengatakan ada dengan tingginya curah hujan berdampak terhadap pendidikan di kabupaten Banjar, ada beberapa sekolah kita yang terendam akibat banjir.

“Jadi banjir yang merendam sekolah ini kami bagi menjadi tiga kategori, ada kategori ringan, ada kategori sedang dan ada kategori berat, dalam artian kalau kategori berat Kondisi airnya sudah masuk ke dalam kelas dan mengganggu kegiatan belajar mengajar dan akses ke sekolah yang membahayakan,”

“Saat ini data yang kami himpun, untuk kategori berat ada 25 sekolah yang tersebar dari beberapa kecamatan, seperti di kecamatan Pengaron, kecamatan Simpang Empat dan sembat diliburkan,” tambahnya
“Di kecamatan Simpang Empat ada 4 sekolah dan kecamatan Pengaron ada 3 sekolah, di kecamatan Martapura ada 5 sekolah, di kecamatan Gambut ada 1 sekolah dan sampai ini masih diliburkan,” tambahnya lagi
“Untuk kecamatan Martapura Timur dan Kecamatan Martapura Barat ada 10 sekolah kategori berat, tetapi sampai saat ini belum ada info apakah sekolah tersebut sementara diliburkan atau tidak. Untuk Kertak Hanyar ada juga yang kategori berat, Kecamatan Astambul ada 2 sekolah,” ucapnya

Adapun kecamatan Aluh Aluh, Kecamatan Sungai Pinang, Kecamatan Paramasan, Kecamatan Aranio, Kecamatan Beruntung Baru dan Kecamatan Matraman belum ada info dan kami anggap aman ungkap Maidi.
Maidi juga menghimbau kepada koordinator wilayah dan kepala sekolah agar sekolah yang terdampak banjir dan meliburkan agar mereka belajar di rumah dan diberikan tugas agar mereka belajar di rumah.



