REDAKSI8.COM, BANJAR – Kodim 1006/Banjar melalui Pasi Intel Kapten Inf Arif Triyantoko menghadiri kegiatan Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjar di Gedung Islamic Center Martapura, Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas).
Sosialisasi tersebut menjadi upaya pemerintah daerah untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya Bela Negara sebagai fondasi menjaga persatuan, ketahanan nasional, dan karakter bangsa.
Dalam penyampaiannya, Kapten Inf Arif Triyantoko menegaskan bahwa Bela Negara bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI, tetapi merupakan kewajiban seluruh warga negara.
“Bela Negara hari ini tidak hanya soal angkat senjata. Nilai utamanya ada pada sikap persatuan, toleransi, dan kemampuan mempertahankan jati diri bangsa di tengah tantangan zaman,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa karakter bangsa harus diperkuat melalui pemahaman keberagaman dan perilaku saling menghormati antarwarga. Hal tersebut menjadi modal sosial penting untuk menjaga stabilitas daerah dan nasional.
Kapten Arif juga menyoroti maraknya penyebaran informasi menyesatkan di media sosial yang dapat memicu keresahan atau konflik horizontal apabila tidak ditangani dengan bijak.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih cerdas memilih informasi, selalu melakukan verifikasi, serta tidak mudah terpancing oleh isu provokatif.
“Ketahanan bangsa kini juga ditentukan oleh ketahanan informasi. Masyarakat harus menjadi filter pertama sebelum informasi menyebar lebih luas,” tambahnya.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Banjar, dr. H. Tofik Norman Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2022 tentang Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Menurutnya, ormas memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyebarkan nilai-nilai kebangsaan, terutama di tingkat komunitas.
“Bela Negara harus dimulai dari lingkungan terdekat. Ormas adalah garda terdepan dalam membangun masyarakat yang cinta tanah air,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Polres Banjar melalui Kasat Intelkam menegaskan bahwa deteksi dini, edukasi masyarakat, dan penguatan kemitraan antara polisi dan warga menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Banjar.
Polres Banjar juga menekankan pentingnya pengawasan partisipatif dari warga, terutama dalam mencegah potensi konflik sosial.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih efektif antara Kodim 1006/Banjar, Polres Banjar, Kesbangpol, serta seluruh elemen masyarakat.
Kodim 1006/Banjar juga memastikan akan terus melakukan monitoring dan memperkuat komunikasi lintas sektor guna mendukung pembinaan Kesadaran Bela Negara di Kabupaten Banjar.
Revisi RTRW Banjar, Untuk Menyelamatkan Lahan Pertanian dari Alih Fungsi
REDAKSI8.COM. BANJAR, Depth News – Kabupaten Banjar sejak lama dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama di Kalimantan Selatan. Hamparan...



