Senin, 13 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Bendahara Dinkes Banjarbaru Diduga Bawa Kabur Uang Rp2,6 Miliar

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
15 November 2025
A A
Bendahara Dinkes Banjarbaru Diduga Bawa Kabur Uang Rp2,6 Miliar
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kabar dugaan penggelapan dana senilai Rp2,6 miliar di lingkup Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru menyeruak ke khalayak.

Oknum bendahara yang diduga membawa kabur uang itu dilaporkan menghilang sejak 3 November 2025. Sampai hari ini, yang bersangkutan belum terlacak.

Berdasarkan informasi awal yang beredar menyebutkan, dana tersebut raib bersamaan dengan hilangnya bendahara yang sehari-hari mengelola keuangan Dinkes Banjarbaru.

Kabar itu pun cepat menyebar, namun belum ada penjelasan resmi mengenai jumlah pasti uang yang hilang maupun kronologi kejadiannya.

LihatJuga :

Revisi RTRW Banjar, Untuk Menyelamatkan Lahan Pertanian dari Alih Fungsi

Muhammad Wildan dan Ida Auliyanti Dinobatkan sebagai Duta GenRe Balangan 2026, Siap Jadi Pelopor Remaja Menuju Indonesia Emas 2045

Pembangunan Capai 85 Persen, Sekolah Rakyat di Kalsel Dikebut Jelang Operasional

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penganiayaan Libatkan Eks Wali Kota Banjarbaru

Sementara saat dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan, Banjarbaru, Juhai Triyanti Agustina hanya memberikan jawaban singkat lewat pesan WhatsApp yang menyuruh media untuk menghubungi pihak lain di luar instansinya.

Alhasil situasi tersebut sontak menjadi sorotan publik dan pemerhati kebijakan.

Salah satunya Ketua LSM Sekutu Kalsel, Aliansyah menilai, kasus tersebut bukan hanya mengejutkan, tetapi menjadi pukulan keras bagi Pemerintahan Wali Kota Lisa Halabi yang baru berjalan beberapa bulan.

“Ini pukulan bagi Pemerintahan Lisa Halabi. Baru empat, lima bulan berjalan, sudah muncul persoalan serius seperti bendahara dinas membawa kabur uang. Kita semua terkejut,” ucapnya.

Aliansyah mengatakan, mekanisme pencairan dana dinas sebenarnya tidak sederhana.

“Seorang bendahara tidak bisa mengeluarkan dana tanpa persetujuan pejabat pengguna anggaran dan pimpinan dinas,” jelasnya.

Oleh Karena itu, dugaan penggelapan ini ujarnya menimbulkan banyak pertanyaan oleh sejumlah pihak.

“Biasanya dana hanya keluar kalau disetujui pengguna anggaran. Bendahara dipilih dari orang amanah, bisa dipercaya dan punya tanggung jawab besar, tapi ini justru terjadi di Dinkes Banjarbaru,” katanya.

Menurutnya, Kota Banjarbaru selama ini dikenal sebagai daerah dengan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baik, sehingga kasus ini semakin menimbulkan tanda tanya besar.

“Banjarbaru itu acuan ASN di Kalsel. Tapi sekarang justru muncul kasus yang mencoreng citra, maka proses hukum harus jalan. Siapa yang terlibat, siapa yang tahu, semua harus diperiksa,” tegasnya.

Di sisi lain, Aliansyah meminta Pemkot Banjarbaru untuk bergerak cepat. Sebab Ia khawatir tanpa tindakan tegas, ada risiko dana lain yang ikut disalahgunakan.

“Segera lapor ke aparat penegak hukum. Lakukan langkah antisipasi, jangan sampai ada dana lain yang ikut lari. Ini harus jadi pelajaran bagi semua dinas,” tekannya.

Kasus dugaan penggelapan tersebut kini terus menjadi bahan pembicaraan di lingkungan Pemerintahan dan masyarakat.

Publik pun tengah menunggu kejelasan, apakah benar uang miliaran dibawa kabur, siapa saja yang mengetahui alurnya, dan bagaimana seorang bendahara bisa menghilang tanpa jejak.

“Pemerintah Kota Banjarbaru didesak untuk buka suara dan mengambil langkah konkret sebelum kepercayaan publik semakin terkikis,” tuntasnya.

Share88Tweet55Send

Related Posts

Jampidsus Febri Adriansyah Mengundurkan Diri, Sekarang Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi

Jampidsus Febri Adriansyah Mengundurkan Diri, Sekarang Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi

by angga sasmita
11 Juli 2026

REDAKSI8.COM, JAKARTA - Dalam konferensi pers yang digelar di Kejaksaan Agung, Sabtu siang (11/7/2026), Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi...

Banjarmasin 3 kali Terbakar Dalam Semalam

Banjarmasin 3 kali Terbakar Dalam Semalam

by angga sasmita
10 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Warga Kota Banjarmasin kembali dikejutkan oleh peristiwa kebakaran yang terjadi di beberapa titik, salah satunya di kawasan...

Tapin Jadi Prioritas Utama Pengawasan Karhutla

Tapin Jadi Prioritas Utama Pengawasan Karhutla

by Irma Dahliana
7 Juli 2026

REDAKSI8.COM, KALSEL - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi tinggi mengalami kebakaran hutan dan lahan...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In