REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Usai dilepas secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, sebanyak 104 orang atlet dari 18 cabang olahraga (cabor) optimis bisa mempertahankan perolehan prestasi di Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) V Tahun 2025.
Salah satunya seperti cabor unggulan Atletik yang diunggulkan dari kontingen National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Banjarbaru.
Yang mana cabor atletik itu sendiri telah menjalani persiapan hingga latihan intensif tanpa henti untuk mempertahankan posisinya sebagai juara umum pada Peparprov sebelumnya.
“Latihan kemarin dari bulan satu sudah mulai karena kan kita atlet Pekan Paralimpiade Nasional (Papernas) juga nih. Nah, jadi latihan kita tidak ada berhenti sih, lanjut terus,” ujar Nursetya Ningsih atlet atletik dengan nomor tolak lempar, Selasa (11/11/25).
Oleh sebab itu, Ia terus memaksimalkan latihan guna mengejar target dua medali emas untuk mempertahankan hasil yang didapat saat Peparprov Kalsel IV Tahun 2022 lalu.
“Di Peparprov 2022 kemarin, Alhamdulillah kita dapat dua mendali emas. Karena kita sudah nasional, jadi hanya diperbolehkan ikut dua nomor saja. Tahun ini sama kira-kira dua nomor lagi mempertahankan medali emas,” ungkapnya.
Meski begitu, Nursetya mengaku tidak ada lawan yang perlu ditakuti.
Bermodal percaya diri sekaligus latihan tanpa henti yang dilakukan, Ia optimis dapat membawa pulang medali emas dan mengharumkan nama Kota Banjarbaru.
Di sisi lain, pada perhelatan Peparprov Kalsel tahun ini katanya terasa istimewa baginya, karena anak perempuannya dari cabor atletik lari juga ikut bertanding.
Walaupun anak perempuannya baru saja berjuang di kejuaraan pelajar di Jakarta dan berhasil membawa medali perak.
“Alhamdulillah kebetulan tahun ini istimewa bagiku, karena sama anak aku tandingnya, berdua jadi anaknya masuk juga,” tutupnya.



