REDAKSI8.COM, AMUNTAI – Usai dinyatakan masuk semi final dalam ajang Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN) 2025 di Jakarta, Zainal Ilmi remaja asal Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel, mengaku fokus bekerja serabutan mengumpulkan uang, untuk bekal selama tampil di Jakarta.
“Selama ini saya bekerja sebagai karyawan disalah satu kedai kopi di Amuntai, untuk persiapan bekal saya juga bersedia kerja, uang dari upah bekerja saya tabung untuk bekal selama di Jakarta,” ujar remaja yang akrab disapa Enal saat diwawancarai Banua TV pada Kamis (23/10/2025).
Enal mengungkapkan, sejak diumumkan dirinya berhasil lulus audisi bersaing dengan 38 peserta lain dari berbagai daerah provinsi di seluruh Indonesia, dirinya merasa bingung lantaran belum pernah keluar provinsi dan tidak pernah naik pesawat.
“Saya senang, tapi juga bingung sekaligus khawatir. Jujur saja saya belum pernah kemana-mana, apa lagi ke Jakarta. Saya tidak pernah naik pesawat,” bebernya.
Diketahui beberapa waktu terakhir, setelah lulus SLTA pada 2015 lalu, Enal yang baru berusia 27 tahun itu aktif mengikuti berbagai event musik dan hhiburan
Ia aktif bekerja sebagai barista di sebuah kedai kopi, coffee shop Twins di Jalan Suwandi Sumarta, Kelurahan Kebun Sari, Amuntai Tengah, HSU.
Zainal Ilmi Remaja Sederhana Asal HSU Torehkan Prestasi di Ajang FNAN 2025
Sebelumnya, Enal bersama beberapa teman-temannya mengikuti ajang bergengsi FNAN 2025 yang digelar secara online itu pada (12/8/2025) dua bulan lalu.
Namun, hanya Enal yang berhasil masuk ke semi final tingkat nasional.
Festival tersebut merupakan sebuah event audisi, menjaring remaja yang memiliki talenta vocal, bakat ‘tarik suara’.
Sebuah kemampuan bernyanyi dengan baik. Memiliki pemahaman teknik vokal yang tepat.
Kemampuan tersebut bukan hanya sekadar bakat, tapi keterampilan yang bisa dilatih melalui penguasaan teknik seperti pernapasan, artikulasi, intonasi atau phrasing.
Saat ditemui Redaksi8.com, Enal mengungkapkan rasa bangganya dan tampak tidak dapat menutupi kebahagiaanya.
Ia berkomitmen untuk berusaha keras demi daerah dan impiannya.
“Saya tidak menyangka masuk ke semi final. Mudah-mudahan ini menjadi prestasi sekaligus usaha saya turut berperan mengharumkan nama Kabupaten Hulu Sungai Utara,” tuturnya.

FOTO: Dok pribadi Zainal Elmi
Senagai informasi, Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN) merupakan sebuah gerakan kebudayaan berskala Nasional. Bertujuan mengubah lanskap industri musik Indonesia.
Setelah dilakukan audisi dan menjaring beberapa finalis, dijadwalkan Enal dengan finalis lainnya akan berkompetisi ditingkat nasional digelar pada 10 November 2025 sampai dengan 18 November 2025 mendatang di gedung RRI Jakarta.
Diketahui, Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN) 2025 adalah sebuah ajang kompetisi vokal yang bertujuan menanamkan semangat nasionalisme pada generasi muda melalui musik kebangsaan.
Festival tersebut diselenggarakan oleh event organizer Tiga Belas 45 Production, melalui event ini tidak hanya mencari bakat, tetapi juga membentuk duta anak muda yang berkarakter kebangsaan, bertema ‘Suara Anak Negeri, Cinta Bangsa, Cinta Budaya Indonesia’.
Pihak penyelenggara memprioritaskan lagu-lagu nasional dan daerah melalui aransemen modern untuk menarik minat generasi muda, serta membangun karakter kebangsaan dan nasionalisme di kalangan mereka.
Tidak hanya menilai vokal, tetapi juga wawasan kebangsaan, integritas, dan kreativitas. Peserta akan mendapatkan pembekalan dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan lembaga lainnya.
Finalis yang berhasil menjuarai festival ini akan dinobatkan sebagai duta anak muda Indonesia.
Penyelenggara menujuk Dul Jaelani dan Shanna Shannon sebagai ikon untuk festival tahun 2025 tersebut. Hingga memilih lagu berjudul “Anak Negeri” yang diciptakan oleh Pay Burman dan lirik yang ditulis oleh Ahmad Doli Kurnia.



