REDAKSI8.COM – Masyarakat Kota Banjarbaru menyatakan sikap damai untuk penyelenggaraan Pemilu 2019 mendatang, melalui “Deklarasi Pemilu Damai 2019”, di depan Balai Kota Banjarbaru, Rabu (19/9/18).
Deklarasi Pemilu Damai 2019 ini dihadiri oleh Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya, perwakilan pimpinan partai politik, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi pemuda, wanita dan unsur masyarakat lainnya.
Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani mengajak seluruh elemen masyarakat Banjarbaru, untuk meningkatkan kualitas keamanan, kerukunan dan kedamaian di Kota Banjarbaru yang sudah sekian lama terjaga.

”Menjelang pemilu 2019 suhu politik akan memanas dan itu sudah terjadi di berbagai media sosial. Saling hujat, saling ejek, saling mencemarkan nama baik dan perang hoax,” beber Nadjmi Adhani.
Nadjmi menegaskan agar jangan mudah terpengaruh, apalagi terprovokasi dengan berbagai macam postingan di media sosial yang belum tentu kebenarannya.
”Kita harus menyadari, bahwa kejahatan siber kini sudah menjadi modus baru para oknum yang ingin memecah belah persatuan masyarakat, apalagi menjelang pemilu. Marilah kita selenggarakan pesta demokrasi di Banjarbaru dengan damai, aman dan tertib,” paparnya.

Ketua DPRD Kota Banjarbaru AR Iwansyah menambahkan, deklarasi ini mencerminkan bahwa pilkada/pemilu di Kota Banjarbaru di tahun-tahun sebelumnya sudah berjalan damai.
”Insya Allah Kota Banjarbaru menjadi percontohan (pemilu damai). Saya berharap masyarakat Kota Banjarbaru lebih cerdas menyikapi pemilu 2019 ini. Walaupun berbeda-beda, kita semua tetap bedangsanakan,” lugas Iwansyah.
Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatangan deklarasi pemilu damai 2019 oleh seluruh peserta deklarasi, yang diawali oleh Walikota Banjarbaru.



