REDAKSI8.COM – Pandemi covid-19 tidak dipungkiri secara data tengah banyak menyeret puluhan hingga ratusan nyawa masyarakat dunia, khususnya warga Indonesia menuju peristirahatan terakhir.
Lebih dari itu pula banyak keluarga, sanak dan saudara yang ditinggalkan oleh korban covid-19 yang bersangkutan.
Selama pandemi akhirnya banyak juga anak kecil yang masih duduk di bangku sekolah ditinggalkan oleh salah satu orang tua hingga kedua orang tuanya sekaligus. Sehingga banyak yatim/ piatu yang harus meregang tanggung jawab sendiri untuk melanjutkan kehidupannya.
Akibat hal ini, melaui Lembaga Manajemen Infaq (LMI), anak yatim dan piatu yang orang tuanya meninggal dunia akibat covid-19 akan di bantu dan diberikan orang tua pengasuh.

Kepala Wilayah LMI Kalsel, Noor Rahman menyampaikan, bahwa sebagai salah satu lembaga nasional yang bergerak dalam bidang filantrofis, Laznas LMI tergugah untuk membantu anak yatim/ piatu. Khususnya anak yang orang tuanya meninggal akibat covid 19.
“Kita bekerjasama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk menjadi orang tua asuh mereka,” ujarnya saat Audiensi dengan Wakil Walikota Banjarbaru, Wartono, di Ruang Tamu Wakil Wali Kota Banjarbaru, Rabu (8/9).
Sementara Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono ketika datangi LMI menyambut baik. Karena baginya kunjungan tersebut merupakan ajang untuk bersilaturahmi.
“Mereka datang beraudiensi sekaligus menyampaikan tentang kesiapan program acara orang tua asuh yang rencananya akan lauching pada 17 September 2021 secara virtual bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia,” tandas Wartono.



