REDAKSI8.COM – Harapan warga Kota Banjarbaru terkait penurunan lonjakan kasus covid-19 akhirnya mulai dirasakan. Dimana lonjakan kasus sejak hari ini sudah mengalami kelandaian secara perlahan.
Dikatakan oleh Walikota Banjarbaru, H. Muhammad Aditya Mufti Arifin, meskipun tengah berlangsung PPKM Level 4, kondisi penyebaran covid-19 di Kota Idaman sekarang mulai melandai.

Hal ini disebabkan, lantaran kerjasama dari Pemerintah Kota dan seluruh elemen yang ada di Kota Banjarbaru, baik itu dari OKP, organisasi-organisasi kemasyarakatan lainnya bersama-sama berjibaku untuk melawan covid 19.
“Salah satu contoh sinergitas kami di Banjarbaru adalah kalau ada orang yang melakukan isoman mendapatkan bantuan makanan sehari dua kali, dan banyaknya yang membuka dapur umum untuk warga yang sedang isoman,” terangnya saat kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Tabalong, Jumat (27/8).
“Bahkan ada dokter untuk konsultasi mengenai vitamin dan obat bagi warga yang sedang menjalani isoman,” sambungnya, di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru.
Menurut Wali Kota Banjarbaru, penerapan 3T di Banjarbaru sangat baik. Memang baginya, resiko apabila melaksanakan Prokes seperti 3T dengan baik, maka otomatis kasus covid juga akan meningkat atau naik.
“Karena akan terlacak orang-orang yang terpapar baik itu ada gejala maupun tidak,” tandasnya.



