REDAKSI8.COM – Kasus belasan orang terkonfirmasi positif covid-19 di Puskesmas Liang Anggang Kota Banjarbaru baru-baru saja menjadi perhatian khusus Anggota DPRD Kota Banjarbaru.
Dimana 15 dari 20 yang melakukan swab disana, terdapat 3 orang dokter setempat yang juga dinyatakan terkonfirmasi positif. Sehingga, pelayanan di Puskesmas Liang Anggang sementara waktu terpaksa di lockdown.
Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Emilasari menegaskan, para nakes yang sedang terpapar di puskesmas setempat agar posisinya secepatnya di gantikan oleh nakes-nakes terdekat.
Supaya masyarakat setempat yang masih memerlukan pemeriksaan kesehatan pasca musibah bencana banjir tetap bisa mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya.
“Saat raker tadi usulan itu disetujui oleh pemerintah kota dan ke depannya mereka segera merealisasikan koordinasi mengenai pelayanan kesehatan di Puskesmas Liang Anggang,” tandas Emi.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima langsung Redaksi8.com dari Kepala Dinas Keserhatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza melalui sambungan via whatsApp pada Kamis (28/1), Mirza membenarkan adanya tenaga medis yang terpapar.
“Nakes itu kan tugasnya berkaitan dengan penanganan masalah kesehatan. Apalagi dalam penanganan kasus Covid, tentunya mereka terjadi kontak langsung baik disadari atau tidak,” papar Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru, Rizana Mirza kepada pewarta ini.
“Untuk sementara pelayanan tutup. Ini untuk proses penyemprotan/ sterilisasi dan pembenahan – pembenahan lainnya di lingkungan Puskesmas tersebut,” sambungnya.
Proses sterilisasi dilakukan terang Mirza, untuk memutus rantai penularan cobid-19 di lingkungan puskesmas Liang Anggang, serta guna melindungi masyarakat yang mau berobat.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat ke puskesmas terdekat, misalnya ke Puskesmas Landasan Ulin,” imbuhnya.



