REDAKSI8.COM – Wakil Wali Kota Banjarbaru, Haji Darmawan Jaya Setiawan bersama Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Haji Said Abdullah dan Asisten Pemerintahan, Haji Fahrudin mensosialisasikan Aplikasi Covid 19 dan Jaring Pengaman Sosial di Kota Banjarbaru di Aula Gawi Pemerintah Kota Banjarbaru, Selasa (16/9).
Tampak Kepala SKPD Kota Banjarbaru, Direktur RSID Kota Banjarbaru, Camat, Lurah, Kepala Puskesmas, LPM dan Forum RT/RW, se Kota Banjarbaru.

Rizki Rosadi dari Rumah Koding Indonesia menyampaikan terkait cara penggunaan Aplikasi Penanganan Covid 19 dan Jaring Pengaman Sosial di Kota Banjarbaru. Sedangkan Yogi bersama Tris menghibahkan Aplikasi AntiAntri.com untuk Pemerintah Kota Banjarbaru. Dimana aplikasi ini sangat bermanfaat untuk menghindari kerumunan orang banyak saat antri sehingga terhindar dari penyebaran Covid 19.
Rumah kodin Indonesia merupakan badan usaha yang bergerak pada bidang teknologi informasi yang secara konsisten menggabungkan kreativitas, inovasi dan teknologi untuk menghasilkan perangkat lunak sebagai solusi bisnis profesional.
Rumah koding Indonesia juga merupakan lembaga pusat pelatihan pendidikan non formal seputar teknologi informasi di mana kami mengajarkan bahasa programer sejak anak-anak hingga dewasa sehingga menjadi leterasi baru menghadapi era revolusi industri 4.0.
Wakil Wali Kota Banjarbaru, Haji Darmawan Jaya Setiawan menjelasakan bahwa beberapa minggu yang lalu telah Ia sudah menghubungi Rizki Rosadi, diminta membuatkan aplikasi pemantauan kesehatan warga dan berapa jumlah warga yang terdampak pandemi covid 19.
“Program ini sebenarnya bersinergi dengan apa yang telah disampaikan almarhum Walikota Banjarbaru Haji Nadjmi Adhani, yang mana beliau pernah menyampaikan di hadapan para Camat dan Lurah, beliau selalu meminta laporan data-data kondisi warga mulai dari tingkat RT, baik itu warga yang datang dari luar daerah, warga luar yang datang ketempat pian, kemudian warga pian yang sakit, warga yang terdampak pandemi covid 19,” ungkap Jaya.
“Tujuannya adalah bagaimana kita bisa mengetahui kondisi warga kita sampai ke tingkat RT. Sehingga nanti menjadi bahan kami untuk membuat keputusan ataupun interpensi di daerah tersebut,” sambungnya.
Aplikasi itu tentu akan memudahkan pihak Pemko dan tim gugus tugas untuk mengetahui kodisi warga mulai tingkat RT, baik itu yang sakit, positif dan yang dirawat serta dikarantina. Serta yang sembuh dan yang meninggal.
“Aplikasi ini sangat bermanfaat untuk pemberian Jaring Pengaman Sosial di Kota Banjarbaru,” cetusnya.
Jaya mengucapkan rasa terimakasih Rizki Rosadi dan juga Yogi bersama Tris menghibahkan Aplikasi Penanganan Covid 19 dan Jaring Pengaman Sosial di Kota Banjarbaru dan Aplikasi AntiAntri.com untuk Kota Banjarbaru.



