REDAKSI8.COM – Walikota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani beserta Isteri, Hj Ririen Nadjmi Adhani, didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarbaru, Hj Mahrina Noor melakukan Peninjauan pelayanan Keluarga Berencana (KB), di Puskesmas Banjarbaru Utara, Senin (29/6).
Peninjauan yang juga dilanjutkan ke Balai KB Guntung Manggi itu, dilaksanakan dalam rangka Acara Puncak Peringatan HARGANAS XXVII Tahun 2020 Kota Banjarbaru.
Kepala Dinas Dalduk KB PMP dan PA Kota Banjarbaru, Hj Mahrina Noor, mengatakan, bahwa masyarakat seyogianya wajib melaksanakan HARGANAS.
“Kita ditargetkan untuk ikut mensukseskan rekor MURI, yakni 1 juta akseptor sehingga Banjarbaru hari ini mengadakan pelayanan dengan jumlah target yang ditentukan yaitu 156 kemudian kondom 3044,” paparnya.
“Kita pun berdoa semoga target yang dicanangkan di Banjarbaru tercapai hari ini. kita melaporkannya layaknya pemilu, dengan cepat dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore, soalnya datanya ditunggu pemerintah pusat,” tambah Hj Mahrina Noor.

Walaupuun Peringatan HARGANAS XXVII Tahun 2020 di Kota Banjarbaru ini dilaksanakan secara sederhana, tapi tetap saja menerapkan dan mengutamakan protokol kesehatan.
Walikota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani menyampaikan, pada peringatan Hari ini Keluarga Nasional ke XXVII baginya cukup sederhana, tidak seperti tahun sebelumnya yang begitu meriah.
“Memang, Banjarbaru menjadi tuan rumah tingkat nasional di tahun ini. Peringatan HARGANAS XXVII Tahun 2020 di Kota Banjarbaru saat di tengah wabah pandemi covid 19, namun kita melaksanakannya secara sederhana maknanya agar pesan membangun keluarga yang terencana itu tetap jalan meskipun di tengah pandemi covid 19,” kata Nadjmi Adhani.
Ketika bekerja banyak di rumah atau Work For Home menurutnya, bisa saja terjadi peledakan kehamilan di masyarakat.
Karena itu program KB harus berjalan dan pada tahun ini lanjutnya, Banjarbaru juga mendapatkan secara nasional dari satu juta akseptor KB pemasangan implan 1 juta.
“Banjarbaru mendapatkan target 156 akseptor baru dan Alhamdulillah ini berjalan dan bisa kita penuhi. Kemudian proses upload datanya di pasang setelah implan dan juga telah diberikan pelayanan KB berupa by name by address dan NIKnya dikirim ke pusat. Jadi benar-benar bisa tercapai target 156 akseptor baru itu,” terangnya.
H Nadjmi Adhani mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran terutama petugas PKB/PLKB yang di tengah pandemi covid 19 tetap turun ke lapangan untuk merekrut keluarga untuk masuk dalam program Keluarga Berencana.
Pada kesempatan itu juga diserahkan juara 3 pemilihan PKB/PLKB teladan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2020 berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan.



