REDAKSI8.COM – Walikota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani berserta Wakil Walikota Banjarbaru, H Darmawan Jaya Setiawan, Sekretaris Daerah kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah dan Ketua DPRD Banjarbaru serta Forkopimda Kota Banjarbaru melakukan Konvoi Armada dalam rangka Sosialisasi Persiapan PSBB di Kota Banjarbaru.
Titik kumpul sebelum dimulainya konvoi berlokasi di Lapangan Murjani Banjarbaru. Tampak juga jajaran SKPD Kota Banjarbaru mengikuti Konvoi Armada tersebut.
Armada yang mengikuti konvoi sosialisasi persiapan PSBB di Kota Banjarbaru diantaranya Armada POLRES Banjarbaru, Armada Kodim 1006/Mtp, Armada Dishub Kota Banjarbaru, Armada Satpol PP Kota Banjarbaru, Armada BPBD Kota Banjarbaru, Armada ambulan se Kota Banjarbaru, Armada Pemadam Kebakaran Kota Banjarbaru dan Armada mobil jenazah kecamatan se Kota Banjarbaru.
Armada sendiri dibagi menjadi dua kelompok, yakni Armada pertama, Jl. Panglima Batur Timur, Q-Mall Banjarbaru, Sungai Ulin (Jl. Ir. PM. Noor), Cempaka (Jl. Mistar Cokrokusumo), Jl. Taruna, Jl. Palam, Jl. Trikora, Jl. A. Yani (putar balik di bundaran Liang Anggang) – Lap. Murjani.
Sementara rute untuk armada kedua dari Jl. Panglima Batur Barat – Jl. Karang Anyar I, Jl. Andil Gotong Royong (arah bandara), Jl. Golf, Jl. A. Yani – Lap. Murjani.
Armada pertama dipimpin langsung oleh Walikota Banjarbaru didampingi oleh Ketua DPRD Kota Banjarbaru dan Dandim 1006/Mtp menggunakan Mobil Patroli Dishub Kota Banjarbaru.
Armada kedua dipimpin oleh Wakil Walikota Banjarbaru didampingi oleh Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Kapolres Banjarbaru dan Kajari Kota Banjarbaru menggunakan Mobil BPBD Kota Banjarbaru.
Walikota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani menyampaikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : HK.01.07/MENKES/304/2020 tanggal 11 Mei 2020 tentang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala dan Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.
“Maka kami melakukan sosialisasi cukup pasif dengan cara mengerahkan semua armada yang kita miliki, dari Pemko, TNI, Kepolisian dari Rumah Sakit dan Puskesmas dan melibatkan masyarakat untuk melakukan sosialisasi bahwa pada tanggal 16 Mei 2020 selama 14 hari, dan hari Sabtu kita akan mulai memberlakukan penerapan PSBB di Kota Banjarbaru,” terangnya.
Ia pun menghimbau, PSBB ini harus berhasil dengan cara masyarakat mentaati himbauan pemerintah, masyarakat menjaga imunitas dengan memberlakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kesehatan keluarganya, kemudian tidak melakukan aktivitas keluar rumah yang berlebihan yang tidak begitu perlu. Kalaupun sangat perlu gunakan masker.
“PSBB ini disebarluaskan kepada masyarakat kita yang lainnya. PSBB ini berhasil apabila, kuncinya kedisiplinan, kekompakan dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat dan pejabat tetapi masyarakat adalah penentu keberhasilan PSBB ini,” pungkas Walikota Banjarbaru.



