REDAKSI8.COM – Sejak 16 Maret lalu, Pembangunan Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Banjarbaru sekarang sudah mencapai 25%.
Dimana pembangunan yang bersumber dari Dana APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp 6.526.142.000 tersebut, dari rencana awal akan rampung dan mulai beroprasi pada tahun 2021.
Akan tetapi, ditengah kondisi pandemi saat ini, pihak Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarbaru belum bisa memastikan, apakah nanti pengoprasian bisa dilaksanakan.
Hal ini dikatakan Kepala Bidang Penanaman Modal, DPMPTSP Kota Banjarbaru, Maulana kepada Redaksi8.com ketika di temui di ruangannya pada Rabu (3/6).
“Kalau misal tidak terjadi pandemi kondisi tetap normal saja, sisa anggaran bisa dilanjutkan untuk tahun depan dan MPP bisa beroprasi,” terang Maulana.

Sekitar 2.000 meter persegi luas bangunan tersebut paparnya, pembangunan fisik telah mencapai pemasangan balok dan tiang menuju bangunan lantai II.
Didalamnya tambahnya, nantinya akan terdiri dari ruangan-ruangan perizinan dan pelayanan publik lainnya.
“Proses pengerjaannya masih sesuai dengan progres dalam rencana kita, Walaupun bisa lebih cepat lagi,” cetusnya.

Dengan dibuatnya MPP baginya, masyarakat Kota Banjarbaru nantinya tidak perlu bolak balik mengurus perizinan, hanya di satu tempat saja. Ia pun mengharapkan, semoga wabah covid-19 bisa secepatnya hilang khususnya sebelum beroprasinya MPP di tahun depan.
“Mungkin saja nanti terjadi penumpukan, ada yang ngurus izin ini, ada yang ngurus izin lain. Kalau masih ada covid-19, tentu saja nanti pengoprasian kita tahan dulu. Seperti di Kabupaten lain kan sementara MPP tutup,” tandasnya.

Diketahui, proyek pembangunan MPP dikerjakan oleh CV. Dwi Karya Perkasa. Waktu pengerjaan selama 180 hari kalender.



