REDAKSI8.COM – Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kembali dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, bekerja sama dengan Sat Lantas Polres Banjarbaru.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Linggangan Intan DPRD Kota Banjarbaru, Selasa (6/8).
Puluhan siswa perwakilan dari berbagai sekolah menengah atas/kejuruan di Kota Banjarbaru, mengikuti pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan ini.
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru Ahmad Yani Makkie.

Dari Sat Lantas Polres Banjarbaru hadir Kanit Dikyasa Polres Banjarbaru Iptu Tajudin Noor, mewakili Kasat Lantas Polres Banjarbaru AKP Gustaf Adolf Mamuaya.
Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan, dari hasil penelitian WHO menyebutkan kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor kelalaian manusia atau human error, memiliki kontribusi paling tinggi, yakni mencapai antara 80-90 persen dibandingkan ketidaklaikan sarana kendaraan yang berkisar antara 5-10 persen, ataupun akibat kerusakan infrastruktur.
“Para pelajar SMP dan SMA sangat rentan jadi korban kecelakaan berlalu lintas. Maka dari itu, tata tertib berlalu lintas di jalanan umum tentu perlu diperkenalkan kepada generasi muda sejak usia dini,’ ujar Jaya.
Jaya berharap, melalui kegiatan ini bisa menciptakan generasi muda yang memiliki kepedulian dan etika berlalu lintas, yang bisa menjaga keselamatan dirinya ataupun orang lain.

“Sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan angkutan di jalan, sekaligus membentuk karakter dalam membangun dan mewujudkan budaya keamanan, serta keselamatan lalu lintas jalan,” lugas Jaya.
Masih di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru Ahmad Yani Makkie berharap, para pelajar yang mengikuti pemilihan hari ini menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan tempat tinggalnya, keluarga, maupun di sekolahnya.
“Insyaallah 25 orang pelajar ini akan digodok selama 3 hari. Hari ini mereka akan kita berikan penguatan materi, salah satunya tentang kemahiran penggunaan aplikasi personal computer (PC). Mudah-mudahan nanti bisa melenggang ditingkat nasional,” ucap Yani Makkie.



