REDAKSI8.COM, BANDAR LAMPUNG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL). Mahasiswi Program Studi Psikologi Islam Fakultas Psikologi Islam, Alen Veranika Wati, berhasil meraih Juara I Cabang Fotografi Kategori Jurnalistik pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi Lampung 2026. Kemenangan tersebut mengantarkannya menjadi wakil Provinsi Lampung pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) 2026 yang akan berlangsung pada September mendatang.
Keberhasilan Alen menjadi pencapaian istimewa, tidak hanya karena berhasil mengungguli 17 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Lampung, tetapi juga karena dirinya merupakan satu-satunya peserta perempuan yang berlaga pada cabang fotografi jurnalistik.

Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Photography Blitz UIN RIL itu mengaku bangga dapat membawa nama almamater hingga ke tingkat nasional. Baginya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa dunia fotografi terbuka bagi siapa saja tanpa memandang gender.
“Ini menjadi motivasi bagi saya untuk menunjukkan bahwa fotografi bukan hanya bidang yang didominasi laki-laki. Perempuan juga mampu berkarya dan berprestasi melalui sudut pandang yang kuat serta penuh makna,” ujarnya.
Dalam kompetisi bertema “Lensa Harmoni: Cerita Kebersamaan Indonesia”, Alen memilih mengangkat kehidupan masyarakat pesisir di Pulau Pasaran, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung. Melalui bidikan kameranya, ia mendokumentasikan aktivitas para nelayan mulai dari melaut, mengolah hasil tangkapan, hingga proses penjemuran ikan yang dilakukan secara gotong royong.
Menurut Alen, kawasan tersebut dipilih karena memiliki kehidupan sosial yang erat dan penuh nilai kebersamaan. Selain itu, UKM Photography Blitz UIN RIL telah beberapa kali melakukan kegiatan fotografi di lokasi tersebut sehingga terjalin hubungan yang baik dengan masyarakat setempat.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara maritim memiliki banyak kisah tentang solidaritas masyarakat pesisir. Nilai-nilai itulah yang ingin ia abadikan melalui karya jurnalistik visualnya.
“Melalui foto-foto ini saya ingin menunjukkan bahwa harmoni masyarakat Indonesia lahir dari kebersamaan yang terus terbangun dalam aktivitas sehari-hari,” katanya.
Dalam perlombaan tersebut, Alen mengirimkan lima karya fotografi berjudul Rantai di Pesisir, Estafet, Tangan-tangan Pesisir, Anyaman di Pesisir, dan Hamparan. Dari seluruh karya yang dikirimkan, foto berjudul “Rantai di Pesisir” menjadi karya utama yang dipresentasikan di hadapan dewan juri.
Proses penilaian dilakukan melalui beberapa tahapan. Pengambilan gambar berlangsung pada 5–6 Juli 2026, dilanjutkan pengumpulan karya pada 7 Juli. Para finalis kemudian mempresentasikan hasil fotografinya secara langsung di Institut Teknologi Sumatera (Itera) pada 9 Juli 2026 sebelum akhirnya pengumuman pemenang dilakukan di Universitas Malahayati pada 11 Juli 2026.
Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN RIL, Dr. H. Abdul Rahman, M.Pd., mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Alen menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN RIL mampu bersaing tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga seni, kreativitas, dan karya jurnalistik.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani mengikuti kompetisi, serta mengharumkan nama UIN Raden Intan Lampung di tingkat nasional maupun internasional.
“Menjadi kebanggaan bagi UIN Raden Intan Lampung ketika mahasiswa dipercaya mewakili Provinsi Lampung pada ajang nasional. Semoga prestasi ini terus berlanjut dan menginspirasi lahirnya lebih banyak karya kreatif dari mahasiswa,” ujarnya.
Prestasi UIN RIL pada PEKSIMIDA Lampung 2026 tidak hanya datang dari cabang fotografi. Mahasiswi Amira Zahidah Mumtaz juga berhasil meraih Juara II Cabang Lomba Komik Strip, menambah daftar capaian membanggakan kampus dalam ajang seni mahasiswa tingkat provinsi tersebut.
Keberhasilan para mahasiswa ini semakin menegaskan komitmen UIN Raden Intan Lampung dalam mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, kreatif, dan mampu mengharumkan nama daerah melalui karya-karya yang inspiratif.



