REDAKSI8.COM, BANJAR — Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti warga Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, Kabupaten Banjar. Setelah puluhan tahun hanya menjadi jalan tanah berbatu yang sulit dilalui, ruas Jalan Poros Lombok 1 akhirnya resmi beraspal dan dapat dinikmati masyarakat.
Bagi warga setempat, pengaspalan jalan tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur biasa. Jalan yang telah lebih dari enam dekade dinanti itu kini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat desa yang selama bertahun-tahun harus hidup berdampingan dengan akses jalan yang rusak, licin, dan berdebu.

Kebahagiaan warga begitu besar hingga masyarakat menggelar tiga acara selamatan secara terpisah sebagai ungkapan rasa syukur atas rampungnya pengaspalan jalan tersebut. Tradisi selamatan itu berlangsung sederhana namun penuh makna, dengan suasana kekeluargaan yang terasa hangat di sepanjang lingkungan jalan.
Beberapa warga bahkan rela menyembelih ayam dan memasak hidangan untuk para pekerja proyek pengaspalan. Seluruh pekerja diundang makan bersama sebagai bentuk terima kasih atas kerja keras mereka menyelesaikan jalan yang selama ini menjadi impian masyarakat.
Tawa bahagia, obrolan penuh syukur, hingga wajah haru warga lanjut usia tampak mewarnai kegiatan tersebut. Tidak sedikit masyarakat yang mengaku nyaris tidak percaya jalan yang selama puluhan tahun rusak akhirnya berubah menjadi jalan aspal yang nyaman dilalui kendaraan.
Kepala Desa Gunung Batu, M. Albilaluddin Al-Banjari, SH, mengatakan pengaspalan Jalan Poros Lombok 1 menjadi momen bersejarah bagi masyarakat desanya.

“Ini bukan hanya soal jalan diaspal, tetapi tentang harapan masyarakat yang akhirnya terwujud setelah menunggu lebih dari 60 tahun. Warga sangat bahagia sampai ada tiga selamatan yang digelar sebagai bentuk rasa syukur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama bertahun-tahun warga harus menghadapi berbagai kesulitan akibat kondisi jalan yang memprihatinkan. Saat musim hujan tiba, jalan berubah licin dan berlumpur sehingga menyulitkan kendaraan melintas.
Sementara ketika musim kemarau, debu tebal beterbangan dan mengganggu aktivitas warga sehari-hari.kan, kata dia, tidak sedikit warga yang terjatuh saat melintasi jalan tersebut, terutama pengendara roda dua dan anak-anak yang pergi ke sekolah.
“Kalau hujan sangat licin, kalau kemarau debunya luar biasa. Banyak warga yang jatuh saat melintas. Karena itu masyarakat sangat bersyukur sekarang jalannya sudah bagus,” katanya.
Pengaspalan jalan dikerjakan selama tiga hari hingga akhirnya selesai dan langsung dapat digunakan masyarakat. Kini akses transportasi warga menjadi jauh lebih mudah, aman, dan nyaman dibanding sebelumnya.
Masyarakat berharap keberadaan jalan aspal tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap peningkatan ekonomi desa. Aktivitas pengangkutan hasil pertanian, mobilitas warga, akses pendidikan anak-anak, hingga pelayanan kesehatan diyakini akan semakin lancar.
Selain itu, warga juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banjar atas perhatian terhadap pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya di Desa Gunung Batu.
Pengaspalan Jalan Poros Lombok 1 yang terealisasi pada masa kepemimpinan Bupati Banjar H. Saidi Mansyur dinilai menjadi bukti nyata hadirnya pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga pelosok desa.
Bagi warga Gunung Batu, jalan baru tersebut bukan hanya hamparan aspal hitam semata, melainkan jawaban atas penantian panjang lintas generasi yang akhirnya menjadi kenyataan.



