REDAKSI8.COM, BANDAR LAMPUNG — Upaya menghadirkan sistem pendidikan Islam yang ramah lingkungan dan berkelanjutan terus dikembangkan oleh Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung www.radenintan.ac.id melalui riset inovatif bertajuk Sustainability Islamic Education Metric atau SIEMetric.
Riset yang didanai melalui Program MoRA The AIR Funds 2025 tersebut menjadi langkah strategis UIN Raden Intan Lampung dalam memperkuat penelitian berbasis keberlanjutan sekaligus menghadirkan instrumen evaluasi khusus bagi madrasah dan pesantren di Indonesia.

Melalui proposal penelitian berjudul Sustainability Islamic Education Metric (SIEMetric): Implementasi Ekoteologi dan Ekonomi Sirkular melalui Pemeringkatan Madrasah dan Pesantren Berkelanjutan, tim peneliti UIN RIL mulai memetakan model pemeringkatan lembaga pendidikan Islam yang mengintegrasikan nilai keislaman, kepedulian lingkungan, serta prinsip ekonomi berkelanjutan.
Penelitian tersebut dipimpin oleh Dr. Irwandani bersama tim peneliti lintas disiplin yang terdiri dari Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I., Suci Wulan Pawhestri, M.Si., Wawan Gunawan, M.Kom., serta Mia Selvina, S.E., M.Ak.
Kolaborasi berbagai bidang keilmuan tersebut menjadi kekuatan utama dalam pengembangan SIEMetric. Tidak hanya menitikberatkan pada aspek pendidikan Islam, riset ini juga mengintegrasikan perspektif lingkungan, teknologi digital, tata kelola kelembagaan, hingga ekonomi sirkular berbasis keberlanjutan.
Ketua tim peneliti, Dr. Irwandani, menjelaskan bahwa SIEMetric dirancang sebagai sistem pemeringkatan khusus yang dapat membantu madrasah dan pesantren mengukur tingkat keberlanjutan pengelolaan lembaga mereka secara lebih terstruktur dan terukur.
“Melalui SIEMetric, lembaga pendidikan Islam diharapkan mampu mengukur pengelolaan lingkungan, efisiensi sumber daya, pengelolaan limbah, hingga penerapan nilai-nilai Islam dalam membangun budaya ramah lingkungan secara sistematis,” ujarnya.
Sebagai tahap awal pengembangan instrumen, tim peneliti telah melakukan studi pendahuluan di sejumlah madrasah dan pesantren di Lampung dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut bertujuan memetakan kondisi nyata penerapan budaya keberlanjutan sekaligus mengidentifikasi indikator yang relevan untuk dimasukkan dalam sistem SIEMetric.
Beberapa lembaga pendidikan yang menjadi lokasi observasi antara lain MAN 3 Sleman, Madrasah Mu’allimin Yogyakarta, Pondok Pesantren Al Fatah Natar, serta MAN 1 Bandar Lampung.
Dalam studi lapangan tersebut, tim melakukan pengamatan terhadap pengelolaan sampah, tata kelola sumber daya, budaya kebersihan, efisiensi penggunaan energi, hingga integrasi pendidikan lingkungan dalam aktivitas pembelajaran dan kehidupan pesantren sehari-hari.
Pengembangan SIEMetric dilatarbelakangi belum adanya sistem pemeringkatan keberlanjutan yang secara spesifik diperuntukkan bagi madrasah dan pesantren di Indonesia. Selama ini, konsep pemeringkatan berkelanjutan lebih banyak diterapkan di tingkat perguruan tinggi, sementara lembaga pendidikan Islam dasar dan menengah belum memiliki instrumen evaluasi yang menggabungkan nilai Islam dengan prinsip pembangunan berkelanjutan modern.
Dalam penelitian ini, pendekatan ekoteologi Islam digunakan untuk menanamkan kesadaran bahwa manusia memiliki tanggung jawab sebagai khalifah dalam menjaga keseimbangan alam. Sementara konsep ekonomi sirkular diterapkan melalui pengurangan limbah, pemanfaatan ulang sumber daya, dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Ke depan, penelitian ini ditargetkan menghasilkan platform digital SIEMetric yang dapat digunakan secara luas oleh madrasah dan pesantren di seluruh Indonesia sebagai instrumen evaluasi dan pemeringkatan keberlanjutan.
Selain memperkuat tata kelola lembaga pendidikan Islam, hasil penelitian ini juga diharapkan mampu mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor pendidikan berkualitas, aksi terhadap perubahan iklim, dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab.
Melalui riset ini, UIN Raden Intan Lampung kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi Islam yang aktif mendorong inovasi akademik sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.



