REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menegaskan perannya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul melalui pelaksanaan Wisuda ke-129 yang digelar di Auditorium ULM Banjarbaru, Kamis (9/4/2026).
Sebanyak 1.258 wisudawan resmi dikukuhkan berdasarkan SK Rektor Nomor 410/UN8/AL.04.02/2026.
Jumlah lulusan tersebut terdiri dari 8 program diploma, 891 sarjana, 237 profesi, 100 magister, 9 spesialis, dan 13 doktor.
Momentum wisuda ini menjadi penanda keberhasilan ULM dalam menghadirkan pendidikan berkualitas sekaligus melahirkan lulusan yang siap berkontribusi di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Rektor Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan, termasuk kehadiran Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. beserta istri yang turut diwisuda pada program doktor.
“Ini menjadi teladan bahwa proses belajar tidak pernah berhenti. Kami berharap para lulusan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan masyarakat,” ujarnya.
Rektor menekankan pentingnya menjaga integritas dan membawa nama baik almamater di tengah masyarakat.
“Sebagai alumni ULM, tunjukkan keteladanan dan bawa panji-panji nama baik universitas melalui karya dan prestasi yang saudara capai,” tambahnya.
Kegiatan wisuda turut dihadiri perwakilan Gubernur Kalimantan Selatan, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Rusma Khazairin, S.K.M., yang mengajak lulusan menjadi generasi adaptif, interaktif, serta melek teknologi, dengan tetap menjunjung tinggi integritas dan semangat belajar sepanjang hayat.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P. memberikan arahan terkait pentingnya tanggung jawab lingkungan di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan polusi.
Pada kesempatan tersebut, ULM juga mencanangkan program “Sampah Kampus, Selesai di Kampus” serta mengukuhkan Mahasiswa Penggerak Pilah Sampah secara simbolis oleh Menteri Lingkungan Hidup.
Program ini menjadi wujud komitmen ULM dalam mendukung gerakan nasional penanganan sampah serta membangun budaya kampus yang berkelanjutan.
“Wisuda bukan hanya seremoni akademik, tetapi juga momentum lahirnya tanggung jawab intelektual, moral, dan lingkungan bagi setiap lulusan,” tegas Menteri.
Berikut nama-nama wisudawan terbaik pada Wisuda ULM ke-129:
- Najwa Femilia Andini, S.K.M., dari program studi S1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan dengan IPK 3,99
- Puteri Ramadhaniah, S.H., dari program studi S1 Ilmu HUkum Fakultas Hukum dengan IPK 3,98
- Muhammad Fauzan Adzim, S.Stat., dari program studi S1Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dengan IPK 3,97
- Dina Roswandi Siregar, S.Pd., dari program studi S1 Pendidikan Khusus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan IPK 3,95
- Putri Intan Aulia, S.I.P., dari program studi S1 Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan IPK 3,93
- Anisa Novianti Safitri, S.Pi., dari program studi S1 Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dengan IPK 3,88
- Arifah Pagis, S.T., dari program studi S1 Teknik Mesin Fakultas Teknik dengan IPK 3,85
- Ahmad Sairaji, S.Hut., dari program studi S1 Kehutanan Fakultas Kehutanan dengan IPK 3,81
- Muhammad Miftah Farid, S.Ak., dari program studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan IPK 3,79
- Andi Insanul Khamil, S.Pt., dari program studi Peternakan Fakultas Pertanian dengan IPK 3,64
- Maulida Pramitasari, M.K., dari program Magister Kesehatan Masyarakat dengan IPK 4,00
- dr. Fidya Rahmadhany Arganita, Sp.P., dari program Spesialis Pulmonologi dengan IPK 3,66
- Dr. Utami Sylvia Lestari, dari program Doktor Ilmu Lingkungan dengan IPK 3,95
- dr. Impana Cibro, wisudawan terbaik profesi dari Pendidikan Profesi Dokter dengan IPK 3,72
Melalui wisuda ke-129 ini, Universitas Lambung Mangkurat kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berdampak yang tidak hanya menghasilkan lulusan unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta pembangunan berkelanjutan.



