Mereka merupakan hasil dari program pola pembibitan yang digagas Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banjar. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Banjar dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi, khususnya di bidang transportasi darat, yang merupakan sektor vital penopang pembangunan daerah maupun nasional.
Wisuda tahun 2025 ini mengusung tema “Generasi Transportasi Unggul Membangun Indonesia Maju” dan diikuti oleh 927 perwira transportasi darat dari berbagai daerah di Indonesia. Di tengah jumlah lulusan yang begitu besar, hadirnya tujuh putra-putri Kabupaten Banjar menjadi bukti nyata kontribusi daerah dalam menyiapkan tenaga profesional untuk pembangunan bangsa.
Adapun lulusan program pola pembibitan asal Kabupaten Banjar yang berhasil menyandang gelar perwira transportasi darat adalah:
1. Diploma IV Transportasi Darat (Sarjana Terapan):
– Helda Wahdini
– Siti Hardianti
– Akmal Reza Nugraha
2. Diploma III Manajemen Transportasi Jalan:
– Abim Ma’ruf
– Gita Nabila Hayati
– Nazwa Nurkhuzaima
– Mala Azizah
Para lulusan ini telah menempuh pendidikan yang disiplin dan terstruktur dengan muatan akademik, praktik lapangan, serta pembentukan karakter, sehingga mereka siap untuk ditempatkan di berbagai instansi dan sektor transportasi.
Kepala BKPSDM Kabupaten Banjar, Erny Wahdini, yang turut hadir dalam prosesi wisuda tersebut, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih para wisudawan. Menurutnya, capaian ini bukan hanya hasil kerja keras mahasiswa, melainkan juga dukungan keluarga dan masyarakat Banjar yang percaya pada program pola pembibitan.
“Keberhasilan mereka adalah bukti nyata bahwa investasi pemerintah daerah melalui program pola pembibitan mampu melahirkan generasi transportasi yang unggul. Kami berharap para wisudawan dapat mengabdikan ilmu dan keterampilannya untuk kemajuan transportasi, baik di Kabupaten Banjar maupun di tingkat nasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi generasi muda Banjar lainnya untuk terus berprestasi,” ujar Erny dengan penuh haru.
Salah satu wisudawan asal Banjar, Helda Wahdini, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. Menurutnya, kesempatan kuliah melalui pola pembibitan adalah hadiah terbesar yang tidak semua orang bisa dapatkan.
“Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan studi di STTD melalui program pola pembibitan. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banjar yang telah memberikan kesempatan berharga ini. Kami bertekad untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh, membangun transportasi yang lebih baik, dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Banjar khususnya, serta Indonesia pada umumnya,” ungkap Helda dengan penuh semangat.
Momentum wisuda ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi para lulusan dan keluarganya, tetapi juga menjadi kebanggaan kolektif masyarakat Kabupaten Banjar. Keberhasilan ini menandai langkah nyata Pemkab Banjar dalam menyiapkan generasi emas yang unggul, profesional, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat nasional.
Dengan resminya ketujuh wisudawan asal Banjar menyandang status perwira transportasi darat, diharapkan mereka tidak hanya mampu menjadi motor penggerak pembangunan sektor transportasi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk berani bermimpi dan berjuang meraih prestasi.
Ke depan, kehadiran lulusan pola pembibitan ini diharapkan semakin memperkuat sistem transportasi di Kabupaten Banjar, sekaligus mendukung visi besar mewujudkan Indonesia Maju melalui transportasi yang aman, efisien, dan berdaya saing global.



