REDAKSI8.COM, KOTABARU – Memasuki usia ke-29 tahun, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kotabaru menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan di Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu. Momentum hari jadi ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan panjang pengabdian, tetapi juga penegasan tekad untuk menghadapi tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks.
Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Lanal Kotabaru yang digelar secara khidmat di Markas Komando (Mako) Lanal Kotabaru, Selasa (21/7/2026). Kegiatan diikuti prajurit TNI AL, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta keluarga besar Jalasenastri sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi seluruh personel selama hampir tiga dekade.

Komandan Lanal Kotabaru, Letkol Laut (P) Muhammad Arif, S.T., M.T., M.Tr. Opsla., menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan PPPK yang telah menunjukkan loyalitas, disiplin, serta pengabdian dalam menjalankan tugas menjaga wilayah laut.
Menurutnya, usia ke-29 menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat profesionalisme dan kesiapan operasional seluruh personel. Sebagai satuan TNI AL yang berada di kawasan strategis, Lanal Kotabaru memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan jalur pelayaran, melindungi sumber daya kelautan, hingga mendukung penegakan hukum di wilayah perairan.
“Di usia ke-29 tahun ini, kita harus terus meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas,” tegas Danlanal.
Ia menjelaskan, wilayah kerja Lanal Kotabaru memiliki karakteristik yang sangat strategis karena menjadi jalur aktivitas pelayaran, distribusi logistik, perikanan, hingga sektor pertambangan dan energi. Oleh sebab itu, kehadiran TNI Angkatan Laut menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat pesisir maupun para pelaku usaha yang menggantungkan aktivitasnya di laut.

Selain menjalankan fungsi pertahanan negara, Lanal Kotabaru juga terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak. Sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi maritim, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Penguatan peran Pos TNI Angkatan Laut (Posal) juga menjadi salah satu fokus utama. Posal tidak hanya berfungsi sebagai titik pengawasan keamanan laut, tetapi juga menjadi ujung tombak pembinaan potensi maritim, pendampingan masyarakat pesisir, serta dukungan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan ketika terjadi kondisi darurat maupun bencana.
Peringatan HUT ke-29 Lanal Kotabaru juga diisi dengan berbagai kegiatan yang mencerminkan kedekatan TNI AL dengan masyarakat. Mulai dari bakti sosial, bakti kesehatan, kegiatan internal, hingga ziarah ke makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi bangsa dan negara.
Puncak acara ditandai dengan pelaksanaan apel khusus yang diikuti prajurit Jalasena Samudera, PPPK Lanal Kotabaru, serta anggota Cabang 5 Daerah Koarmada XIII Gabungan Jalasenastri. Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan pengabdian selama 29 tahun.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas menjaga keamanan laut bukan hanya tanggung jawab TNI AL semata, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat pengabdian yang terus diperkuat, Lanal Kotabaru berkomitmen untuk tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia, menciptakan perairan yang aman, serta mendukung pembangunan daerah di Kotabaru dan Tanah Bumbu.



