
“Alokasinya menyesuaikan proporsi yang ada di masing-masing wilayah yang memiliki fasilitas kesehatan. Alhamdulillah akses lokasi vaksinasi di Banjarbaru mudah dijangkau, tidak seperti di wilayah-wilayah lain,” tuturnya.
Ia menukas, bagi warga yang kondisinya dalam keadaan lumpuh namun ingin melakukan vaksinasi, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mendatangi warga itu secara door to door.

“Kita juga akan melakukan upaya-upaya ini. Tapi perlu dipahami tenaga kita masih terbatas. Kalau semuanya dilakukan door to door berapa waktu yang dihabiskan kalau satu rumah memakan waktu kurang lebih 30 menit. Hanya beberapa rumah saja dalam sehari,” tukasnya.
“Kemudian juga kalau di bawa door to door vaksin kemungkinan terkena udara terbuka itu justru membahayakan vaksin. Vaksin disimpan di setiap RT pun khawatirnya vaksinnya rusak. Karena tempat yang aman meletakan vaksin sementara ini adanya di fasilitas kesehatan seperti di puskesmas dan rumah sakit. Disana ada tempat cool care untuk melindungi vaksin,” pungkasnya.



