REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Mengacu pada tragedi anomali belakangan waktu dalam hal ini Begal Pantat yang sempat meresahkan para pelari di Banjarbaru, Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru Emi Lasari mengimbau masyarakat terutama perempuan untuk berhati-hati Ketika berolahraga (lari<-red) di ruang terbuka.
Menurutnya, masyarakat sudah mesti meningkatkan kewaspadaan demi menghindari kejadian serupa dilain waktu.

“Untuk perempuan jangan olahraga sendirian. Lalu jangan mengenakan pakaian yang dapat mengundang ketertarikan lawan jenis untuk melakukan pelecehan seksual,” sarannya.
Jika terlanjur tertimpa musibah demikian, Emi meminta masyarakat secepatnya mendokumentasikan perbuatan pelaku, supaya dapat menjadi bukti saat dilaporkan ke pihak kepolisian.
Dia menyarankan pada siapapun yang sudah menjadi korban begal pantat melaporkan kepada pihak yang berwajib. Agar delik aduan tersebut menjadi atensi aparat kepolisian.
“Korban harus melaporkan ke polisi. Karena itu kan pelecehan seksual,” pendapatnya.
Kemudian dari sisi eksekutif tambah Emi, Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) yang berkaitan erat dengan ketertiban umum diharapkan dapat berpatroli di kawasan yang kerap digunakan warga sebagai lokasi untuk berolahraga.
“Satpol PP diharapkan melakukan patroli dan monitoring demi mencegah praktik-praktik begal pantat di lapangan yang sudah meresahkan warga yang sering melakukan rutinitas olahraga,” tandasnya.

Sebelumnya, pengguna jalan di area jalan Unlam 2 hingga 3 kawasan kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dianulir kerap terjadi pembegalan pantat.
Mahasiswi dan wanita umum yang acap kali berolahraga disana mengaku pernah mengalami pelecehan seksual dalam bentuk begal pantat.
Mahasiswi ULM inisial RH mengaku pernah terkena begal pantat.
Dimana saat sedang berolahraga di area dekat asrama Adaro, seorang laki-laki misterius memukul pantatnya sebanyak sekali.
“Pelakunya naik kendaraan roda dua. Setelah memukul pantat saya orangnya langsung kabur,” ungkapnya.
Awalnya kata RH, pelaku duduk di atas motor matiknya mengawasi area sekitar.
Pun tak ayal pelaku mondar mandir dengan motornya sembari mengintai RH sesaat sebelum melancarkan aksi anomalinya tersebut.
Setelah menurut pelaku keadaan terlihat kondusif. Sontak pelaku menghidupkan motornya untuk mengikuti RH dibelakang.
“Lalu dia (pelaku begal pantat<-red) menaikan kecepatan motornya mengejar posisi saya lari hingga akhirnya memukul pantat saya,” terangnya.
Hingga berita ini diterbitkan, oknum pelaku begal pantat belum diketahui identitasnya.



