REDAKSI8.COM, KOTABARU – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) eceran mulai dirasakan masyarakat di Jalan Berangas, Desa Baharu Utara, Kabupaten Kotabaru, Senin (4/5/2026).
Sejak dua hari terakhir, warga terpaksa mengantre panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) karena stok BBM di tingkat pengecer kosong.

Pantauan di lapangan pada Minggu (3/5/2026), sejumlah warga terlihat mengantre untuk mendapatkan BBM.
Sebelumnya, masyarakat setempat biasanya membeli BBM dari pedagang eceran di pinggir jalan.
Salah satu pedagang warung yang menjual BBM eceran, Nartuli (51), mengaku sudah tidak lagi berjualan BBM karena stoknya habis.
Ia menyebut para pengecer kesulitan mendapatkan pasokan dari SPBU.
“Kami sebagai pedagang kecil tidak diperbolehkan membeli BBM jenis Pertalite maupun Pertamax di SPBU. Karena itu, kami tidak bisa lagi menjual BBM eceran karena stok sudah habis,” ungkapnya.
Kondisi tersebut mengharuskan warga membeli BBM di SPBU, yang berdampak pada antrean kendaraan yang lebih panjang dari biasanya.
Salah seorang warga yang ikut mengantre, Nurzihan (28) mengatakan, ketiadaan BBM eceran cukup menyulitkan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan bahan bakar secara mendesak.
“Biasanya kalau butuh sedikit BBM bisa beli di eceran dekat rumah. Sekarang kosong semua, jadi harus antre di SPBU,” benernya kepada Redaksi8.com.
Ia mengaku sempat mengalami kesulitan saat kehabisan bahan bakar di jalan.
Sempat Nurzihan terpaksa mendorong sepeda motornya cukup jauh sebelum akhirnya singgah di SPBU terdekat.
“Kemarin motor saya kehabisan bensin di jalan, jadi harus didorong cukup jauh untuk mencari BBM. Situasi seperti ini tentu menyulitkan masyarakat,” tandasnya.
Warga berharap pasokan BBM kembali lancar sehingga pengecer dapat kembali berjualan dan masyarakat memiliki alternatif untuk memperoleh bahan bakar tanpa harus mengantre panjang di SPBU.



