REDAKSI8.COM, LAMPUNG SELATAN – Masalah Infrastruktur Jalan menjadi prioritas utama dalam kemajuan pendidikan dan ekonomi hal ini kerap menjadi keluhan dari masyarakat dan tenaga pendidik seperti yang terjadi di Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Yenny Veronita, Guru SDN 5 Merak Batin mengatakan Bahwa Jalan ini menjadi akses utama bagi pelajar, guru, dan masyarakat yang kerap kali keluar masuk melintasi jalan ini.
“Sudah berulangkali ada utusan pemda dari dinas terkait yang meninjau jalan ini untuk diperbaiki, namun belum juga ada realisasinya,” kata Yeni saat ditemui Rabu,(12/11/2025).
Ia menuturkan bahwa dari dinas terkait sempat mengutarakan akan segera memperbaiki jalan yang rusak di Desa Merak Batin ini.
“Setelah satu Minggu lewat belum ada tanda-tanda jalan akan diperbaiki hingga berbulan-bulan sudah berlalu belum ada realisasi untuk perbaikan infrastruktur jalan ini. Sementara curah hujan yang kian tak menentu membuat jalan yang berlubang menjadi seperti kolam ikan,” tuturnya.

Lalu Yeni berupaya menceritakan keluhannya saat melihat postingan Relawan Posraya Indonesia tentang kondisi jalan yang rusak akan segera ditindak lanjuti oleh Pak Gubernur dengan memanggil Bupati dan Walikota serta Dinas terkait untuk merespon keluhan masyarakat.
“Ketika melihat postingan Relawan Posraya Indonesia Lampung tentang Infrastruktur jalan, makanya saya meminta untuk relawan tersebut bisa turun dan meninjau langsung agar bisa disampaikan kepada Pak Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, atau sapa diakrab Iyay Mirza,” jelas Yeni.
Hal senada disampaikan, Kepala Sekolah SDN5 Merak Batin, Aini Kusuma, S.Pd yang prihatin akan kondisi jalan yang berlubang menjadi kubangan air.
“Saya prihatin kondisi jalan yang berlubang, padahal jalan ini menjadi akses tenaga pengajar dan siswa yang berada di wilayah ini,” ujarnya.
Selain itu, Aini menjelaskan akses jalan desa Merak Batin ini kerap dilalui oleh tenaga pengajar dan masyarakat sekitar.


“Sebab bila musim hujan tiba bisa membuat celaka para pengendara motor, belum lagi bila kendaraan yang baru saja dicuci. Saat melihat kondisi jalan becek dan tergenang air rasanya ingin parkir dan jalan saja masuk ke sekolah agar tak perlu melintasi jalan yang becek sehingga kembali kotor setelah dibersihkan,” jelasnya.
Sementara, warga Desa Merak Batin berharap jalan agar bisa ditindaklanjuti oleh Pak Bupati.
“Saya berharap Pak Bupati bisa segera meninjau langsung kondisi jalan ini, tidak hanya mengutus orang dari dinas namun sampai detik ini belum juga direalisasikan. Padahal sudah berkali-kali datang dan mengatakan diperbaiki dalam waktu seminggu, namun sudah berganti bulan tidak ada kejelasan akan diperbaiki kapan oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.



