REDAKSI8.COM – Viral, Ratusan monyet (warik) turun ke permukiman Graha Anjung Mahatama Desa Sungai Sipai Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Ratusan monyet tersebut yang turun membuat warga takut untuk keluar rumah.
Walau sering turun ke pemukiman warga, ternyata warga sudah terbiasa walau sedikit takut saat mereka turun secara bersamaan. Monyet tersebut ternyata berada di daerah itu sudah puluhan tahun sebelum adanya perumahan tersebut.

Seperti yang disampaikan oleh Robby Kiswantu, Warga Komplek Graha Anjung Mahatama, monyet tersebut biasanya turun tak menentu, apabila kondisi komplek sedang sepi, maka mereka akan turun untuk mencari makan.
“Mau gimana lagi, sebenarnya monyet tersebut ada sebelum komplek ini ada, setiap hari mereka selalu turun, tetapi saat musim buah buahan seperti ini, mereka akan turun secara gerombolan dengan jumlah ratusan ekor,” ungkapnya
Diakui oleh Robby, bahwa sebelum adanya perumahan ini, emang tempat habitat monyet, tetapi saat adanya perumahan ini dan warga menanam berbagai tanaman buah buahan seperti Mangga, Pisang, Kelingking dan sebagainya saat berbuah, maka monyet tersebut sering turun.

Tidak hanya tanaman dan buah buahan, barang yang ada di halaman rumah warga pun sering mereka rusak, seperti sandal, sampah dan barang lainya. Tidak bisa sembarangan menaruh barang, pasti mereka rusak,” tuturnya.
Warga disini juga menjadi was was saat musim buah buahan, mereka yang mempunyai anak kecil selalu menjaga anak mereka, warga takut kalau anak mereka di terkam atau di bawa oleh monyet yang turun secara bergerombolan.
“Kita tidak berani melepas anak di halaman rumah, takut kalau kalau monyet turun dan mencakar, apalagi banyak monyet yang besar melebihi besar anak anak,” ucapnya
Akibat gerombolan monyet yang turun tersebut, tidak hanya barang yang mereka rusak, tetapi atap rumah pada penyok dan ante tv sering mengalami kerusakan.
Warga berharap kepada dinas terkait untuk membantu bagaimana agar monyet monyet ini bisa diatasi karena membuat warga gelisah akan dampak serangan monyet monyet tersebut.



