REDAKSI8.COM – Setelah 14 hari vaksin yang pertama pada tanggal 3 Maret kemarin, prajurit Babinsa Kodim 1006/ Martapura kembali disuntik vaksin anti virus Corona. sebagai upaya turut mensukseskan program vaksinasi nasional tahap Ke – II, Rabu (17/3/2020)
Secara pergelombang penyuntikan Vaksin Dosis tahap Ke – II tersebut oleh prajurit Kodim Martapura dilaksanakan di Rumah Sakit Kartini Tk.VI/ GM Banjarbaru.
Pasi Ter Kodim Martapura Kapten Inf Kurmanto mewakili Komandan Kodim 1006/ Martapura menyampaikan pelaksanaan penyuntikan vaksin dosis tahap kedua di hari ini dilakukan kepada 100 prajurit secara bergantian dilakukan penyuntikan.
“Ini dikarenakan anggota TNI AD Khususnya Babinsa menjadi sasaran vaksin Sinovac Covid-19 lantaran tergolong dalam profesi yang berhubungan dengan pelayanan publik, sehingga vaksinasi ditargetkan pada seluruh Babinsa dan petugas penegak disiplin protokol kesehatan harus dilakukan selesai,” ungkap Kurmanto
Suntikan vaksin dosis kedua menyatakan pentingnya vaksinasi bagi anggota Kodim yang memiliki tugas pokok pembinaan teritorial khususnya para Babinsa.
Menurutnya, penerima vaksin Covid-19 Sinovac wajib mendapatkan dosis kedua penyuntikan untuk membentuk antibodi atau imunogenitas tubuh terhadap virus corona secara optimal, dalam waktu 14 hari pasca vaksinasi dosis pertama.
Antibodi tubuh yang terbentuk mencapai 60 persen, adapun pada 28 hari usai vaksinasi dosis kedua, pembentukan antibodi bisa mencapai 95-99 persen.
Kurmanto berharap kepada masyarakat yang belum divaksin, ayo mari lakukan vaksin dan jangan takut, buktinya kami Militer sudah selesai, aman dan halal, jangan percaya isu berita hoax yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Seperti diucapkan dr Shinta Kartika petugas medis Vaksin Covid -19 Rumah Sakit Kartini bahwa proses vaksinasi dibagi dalam empat meja yaitu pendaftaran, skrining, penyuntikan vaksin dan monitoring.
Anggota yang belum memenuhi syarat vaksin akan terdeteksi di meja skrining dan diberi keterangan untuk menunda ataupun tak dapat mengikuti vaksinasi.
“Peserta vaksin dosis Ke – II nantinya akan mendapatkan pemberitahuan via SMS dari Kemenkes ,” terangnya.
Kepada Masyarakat tak perlu ragu dan takut, penyuntikan dosis vaksin tidak seperti diberitakan terlalu berbahaya itu tidak benar, semua aman dan halal.
Kepada warga masyarakat ayo mari dukung program pemerintah melalui Vaksinasi Nasional dengan cara mencegah penularan virus covid -19



