REDAKSI8.COM, BANDAR LAMPUNG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) www.radenintan.ac.id kembali dipercaya menjadi pusat penyelenggaraan kegiatan akademik dan kemahasiswaan tingkat provinsi. Kali ini, kampus hijau tersebut menjadi tuan rumah Lomba Komik Strip Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi Lampung 2026, yang berlangsung pada 8–9 Juli 2026 di Gedung Academic & Research Center.
Kompetisi ini menjadi pintu gerbang bagi mahasiswa berbakat di bidang seni visual untuk memperebutkan tiket menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) 2026 di Jember. Tak sekadar ajang perlombaan, PEKSIMIDA menjadi ruang lahirnya ide-ide kreatif mahasiswa yang dituangkan melalui karya komik strip dengan pesan yang inspiratif.

Kasubbag Kemahasiswaan UIN RIL, Devitha Anggun, mewakili Ketua Panitia Pelaksana, menjelaskan bahwa penyelenggaraan lomba merupakan tindak lanjut dari rangkaian seleksi PEKSIMIDA Provinsi Lampung sekaligus wadah menjaring talenta terbaik di bidang seni.
“Melalui lomba ini kami ingin menemukan mahasiswa yang memiliki kemampuan artistik, kreativitas, serta gagasan yang kuat untuk mewakili Provinsi Lampung di tingkat nasional,” ujarnya.
Sebanyak 11 mahasiswa dari tujuh perguruan tinggi ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Mereka berasal dari UIN Raden Intan Lampung, Universitas Lampung (Unila), Universitas Bandar Lampung (UBL), Institut Teknologi Sumatera (Itera), Universitas Teknokrat Indonesia, Universitas Muhammadiyah Metro, dan Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya.
Persaingan berlangsung ketat karena karya para peserta dinilai langsung oleh tiga dewan juri yang berasal dari unsur Dewan Kesenian Lampung, praktisi komik profesional, dan akademisi. Penilaian meliputi aspek orisinalitas ide, kekuatan pesan, kualitas teknik menggambar, hingga kesesuaian karya dengan tema yang ditetapkan panitia.
Dari seluruh peserta akan dipilih juara pertama, kedua, dan ketiga. Juara pertama berhak menyandang predikat sebagai wakil resmi Provinsi Lampung pada ajang PEKSIMINAS 2026.
“Kami berharap dari kompetisi ini lahir karya-karya terbaik yang tidak hanya kreatif, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat dan mengharumkan nama Provinsi Lampung di tingkat nasional,” kata Devitha.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN RIL, Dr. H. Abdul Rahman, M.Pd., mengatakan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan bentuk pengakuan terhadap komitmen UIN RIL dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan prestasi mahasiswa.
Menurutnya, PEKSIMIDA yang digelar setiap dua tahun sekali telah menjadi ajang strategis untuk melahirkan mahasiswa berprestasi yang mampu bersaing di level nasional.
“Tahun ini UIN Raden Intan Lampung dipercaya menjadi tuan rumah. Kami berharap mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Provinsi Lampung terus berkarya dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Abdul Rahman menegaskan bahwa seni merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa. Kreativitas dan keterampilan yang diasah melalui kompetisi seperti PEKSIMIDA akan menjadi bekal berharga ketika mahasiswa terjun ke tengah masyarakat maupun dunia profesional.
Ia juga menekankan bahwa dukungan UIN RIL tidak hanya diberikan kepada mahasiswa internal kampus, tetapi kepada seluruh peserta yang nantinya dipercaya menjadi wakil Provinsi Lampung di PEKSIMINAS.
“Siapa pun yang terpilih sebagai juara adalah duta Provinsi Lampung. Karena itu, kami akan memberikan dukungan penuh agar mampu tampil maksimal dan membawa prestasi terbaik di tingkat nasional,” tuturnya.
Melalui penyelenggaraan PEKSIMIDA 2026, UIN Raden Intan Lampung kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif membangun ekosistem seni, budaya, dan kreativitas mahasiswa. Ajang ini diharapkan menjadi momentum lahirnya generasi seniman muda Lampung yang mampu berbicara di panggung nasional melalui karya-karya komik yang inovatif, edukatif, dan inspiratif.



