REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Sebanyak 183 calon jemaah haji (CJH) Kota Banjarbaru dipastikan memenuhi kuota keberangkatan reguler 1447 Hijiriah Tahun 2026 Masehi.
Di antara ratusan jamaah, Purbowahono bin Darikin (81), yang menanti selama 15 tahun, akhirnya mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.

Kuota 183 orang tersebut akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter). Sebanyak 175 jemaah tergabung dalam Kloter BDJ 10, sementara lima jemaah cadangan masuk Kloter BDJ 19 dan bergabung dengan Kabupaten Banjar.
Seluruh calon jemaah mengawali rangkaian persiapan dengan mengikuti Manasik Haji tingkat kota yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Banjarbaru pada Sabtu (14/2/26).
Purbowahono asal Kecamatan Banjarbaru Utara menjadi sosok yang menyita perhatian. Di usia 81 tahun, ia akhirnya mendapat panggilan berhaji setelah mendaftar pada 2015.
“Syukur Alhamdulillah kepada Yang Kuasa bahwa saya yang sudah diambang umur hampir 100 tahun atau kurang sedikit dikasih izin berangkat sama Allah,” ujanya saat diwawancarai.
Ia mengaku berangkat seorang diri. Istri yang selama ini menjadi pendamping telah lebih dalu wafat, sementara anak-anaknya tidak dapat mendampingi karena jadwal keberangkatan berbeda.
“Saya berangkat sendiri, selama 34 tahun, pendamping saya sudah kembali kepada Yang Maha Kuasa. Kebetulan anak-anak juga ada acara yang sama, tapi tahunnya tahun belakang, jadi untuk menemani tidak bisa. Tapi insya Allah, mudah-mudahan kita tanpa pendamping bisa,” ungkapnya.
Purbowahono juga mengungkap, tak ada persiapan khusus, selain menjaga kesehatan dan memperbanyak doa agar diberi kekuatan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Meski begitu, ia berencana melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kebutuhan obat selama berhaji.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rizana Mirza menyampaikan, selamat dan salam kepada seluruh calon jemaah haji Kota Banjarbaru.
“Kita titip doa juga kepada seluruh jemaah mungkin mudah-mudahan bisa ikut mendoakan Kota Banjarbaru jadi kota yang kondusif, damai dan tentram dalam setiap kegiatan pembangunannya,” ucapnya.
Pemerintah Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik, terutama bagi jemaah lanjut usia, agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar.
Harapannya calon jemaah melakukan latihan ringan dan menjaga ibadah selama masa persiapan, sehingga pelaksanaan haji berjalan aman, tertib, dan khusyuk.
“Apalagi mereka yang berusia relatif sudah agak lanjut, harus menjaga kondisi baik-baiknya, termasuk saat berhaji di sana selalui melihat kondisi cuaca dan sebagainya,” tutupnya.



