REDAKSI8.COM – Ketua tim penggerak PKK Kota Banjarbaru, Hj Ririen Nadjmi Adhani didampingi sekretaris TP PKK Kota Banjarbaru, Dra Sri Lailana dan pengurus TP PKK Kota Banjarbaru mengkampanyekan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun sebelum masuk hingga keluar ruangan Sekretariat TP PKK Kota Banjarbaru.
Semua ini dilakukan dalam rangka gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat agar menjaga diri dan keluarga supaya terhindar dari Virus Covid 19

Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Hj Ririen Nadjmi Adhani, memberikan himbauan pencegahan penularan virus covid 19 melalui protokol keluar rumah, diantaranya menghimbau masyarakat yang akan keluar rumah agar bisa memakai jaket atau baju lengan panjang dan tidak perlu memakai aksesoris seperti gelang cincin kalung ataupun anting khususnya bagi perempuan.
“Kalau mau pakai masker, pakai terakhir sebelum keluar rumah dan masker yang kita pakai adalah masker yang diolah sendiri, jangan kita memakai masker medis, karena masker itu sangat diperlukan oleh para perawat. Apalagi sekarang masker sangat sulit dicari lebih baik kita memanfaatkan kain untuk kita olah sebagai masker dan bisa dicuci kembali, karena kita tidak akan sakit hanya mencegah agar terhindar dari virus,” jelasnya kepada masyarakat, Sabtu (4/4).

Ia menambahkan, masyarakat jangan dulu menggunakan alat transportasi umum jika berpergian, lebih baik memakai kendaraan sendiri saja dan selalu gunakan tisu di jari kalau ingin menyentuh permukaan apapun.
“Jika kita batuk atau bersin, lakukan etika yang benar dengan menggunakan siku bagian dalam atau tutup dengan tisu,” paparnya.
Usahakan lebih jauh, saat bertransaksi secara non tunai atau menerima uang, sangat bagus jika sebelumnya mencuci tangan dengan sabun. Remas tisu yang dipakai, lalu buang ke tempat sampah.

“Jangan menyentuh wajah kita kalau tangan belum benar-benar bersih. Lakukan cuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer, setelah menyentuh benda atau permukaan apapun kalau tidak ada hand sanitizer kita bisa mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir,” jelas salah satu Dosen di Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM Kota Banjarbaru itu.
“Dan yang terpenting selalu jaga jarak aman dengan orang lain minimal 1 meter,” sambungnya.
Ia pun menghimbau, pencegahan protokol untuk masuk ke dalam rumah diantaranya, saat tiba ingin mau masuk rumah, jangan menyentuh benda apapun yang ada di dalam rumah. Terlebih dahulu buka sepatu sebelum masuk rumah. Buka pakaian dan segera masukkan ke dalam keranjang cucian atau langsung cuci. Taruh tas, dompet, kunci dan barang lainnya ke dalam kotak di pintu masuk.

“Sesegera mungkin kita mandi ketika kita datang dari luar rumah, kalau kita tidak bisa mandi pastikan cuci semua area kulit yang kena terpapar udara dari luar,” katanya.
“Saya minta, bersihkan handphone atau kacamata dengan menggunakan alkohol atau desinfektan. Jika kita merasa terganggu pernapasan seperti batuk, pilek, demam dan pernapasan kita terganggu tidak bisa mencium aroma seperti biasanya, hubungi call center 0821 5771 8672 atau 0821 5771 8673 dan juga kita bisa pergi ke Puskesmas terdekat untuk memeriksakan diri kita,” lanjutnya.
Selain melakukan gerkan cuci tangan pakai sabun Hj Ririen Nadjmi Adhani juga berkunjung ke Dasawisma Jeruk Kelurahan Loktabat Selatan, sekaligus membagikn masker, peralatan cuci tangan, spanduk & pamflet protokol keluar-masuk rumah untuk pencegahan Virus Covid 19, yang disediakn oleh TP PKK Kota Banjarbaru.
Hj Ririen Nadjmi Adhani juga mengunjungi penjahit yang membuat masker di kelurahan Cempaka sekligus menyerahkan peralatan cuci tangan, spanduk & pamflet protokol keluar-masuk rumah yang disediakn oleh TP PKK Kota Banjarbaru.
Kemudian, Ia mensosialisasikan kepada kader Dasawisa Jeruk Kelurahan Loktabat Selatan dan juga masyarakat di Kelurahan Cempaka agar selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) baik itu di keluarga maupun di sekitar tempat tinggalnya agar dapat mencegah penyebaran Virus Covid 19.



