REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dalam rangka pengendalian inflasi, serta menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Banjarbaru menggelar Pasar Murah di Halaman Kantor Kelurahan Landasan Ulin Timur, Rabu (19/11/25).
Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk nyata kepedulian dan mempererat ikatan antara Pemerintah Kota (Pemko) dengan warga untuk menjaga daya beli masyarakat.

Kasi Barang Pokok dan Barang Penting (Bapokting) Disdagperin Banjarbaru, Fitriyadi mengatakan, pasar murah itu akan dilaksanakan di 5 Kecamatan 20 Kelurahan yang ada di Kota Banjarbaru.
“Sasarannya di 5 Kecamatan 20 Kelurahan, jadi kita bagi dalam satu Kecamatan dua Kelurahan, dan hari ini digelar di Kelurahan Landasan Ulin Timur dan Syamsudin Noor,” ucapnya.
Ia menyebutkan, pelaksanaan pasar murah ini dimulai sejak tanggal 17 hingga 28 November 2025 mendatang.
“Pasar murah bersubsidi ini potongannya Rp5 ribu per itemnya, ada telur, minyak, beras, dan gula,” ujarnya.
Sedangkan untuk persediaan bahan pokok (bapok) di pasar murah sendiri, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru bekerjasama dengan Bulog dan KTI telur.
“Antusias masyarakat sangat meriah sekali, dan warga menyambut dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu warga Landasan Ulin Timur, Mutia menyampaikan, dengan adanya pasar murah ini masyarakat sangat terbantu, bahkan dapat membangkitkan perputaran perekonomian.
“Tadi beli telur, minyak, sama gula, dan harganya lebih murah daripada di pasar,” sebutnya.
Adapun harga bapok di pasar murah seperti beras Rp51 ribu per 5 kilogram, gula dua kilogram Rp25 ribu, minyak goreng 2 liter Rp28 ribu, dan telur ayam 2 kilogram atau satu rak seharga Rp52 ribu.
“Untuk kebutuhan dirumah sehari-hari saja. Harapannya sih Pemerintah bisa melaksanakan kegiatan ini terus untuk membantu masyarakat,” tutupnya.



