REDAKSI8.COM, BAJARBARU – Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai kedatangan ratusan jemaah haji asal Kabupaten Banjar yang tergabung dalam Kloter BDJ 02 di Embarkasi Haji Banjarmasin, Landasan Ulin, Banjarbaru, Jumat (5/6/2026) sore. Setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci, para jemaah akhirnya kembali menginjakkan kaki di kampung halaman dan bersiap bertemu keluarga yang telah menanti dengan penuh kerinduan.
Sebanyak 358 jemaah haji asal Kabupaten Banjar tiba sekitar pukul 15.20 Wita. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banjar, H Erfan Maulana, yang hadir mewakili Bupati Banjar, bersama unsur Forkopimda serta sejumlah pejabat terkait.
Usai menyelesaikan seluruh proses kedatangan di embarkasi, para jemaah kemudian diberangkatkan menuju Mahligai Sultan Adam, Martapura, yang menjadi titik kumpul penjemputan oleh keluarga. Momen pertemuan kembali antara jemaah dan keluarga setelah lebih dari satu bulan berpisah menjadi pemandangan yang penuh rasa syukur dan kebahagiaan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banjar, Erfan Maulana, mengatakan proses pemulangan jemaah berlangsung dengan lancar berkat koordinasi yang baik antara berbagai pihak yang terlibat.
Menurutnya, kelancaran proses kedatangan tidak terlepas dari kerja sama petugas haji, tim kesehatan, pihak embarkasi, aparat keamanan, hingga pemerintah daerah yang telah mempersiapkan seluruh tahapan penyambutan dengan matang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas dan pihak terkait yang telah berkoordinasi dengan baik sehingga proses penjemputan jemaah Kloter BDJ 02 dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Erfan menjelaskan, jumlah jemaah yang tiba kali ini terdiri dari enam petugas kloter dan 352 jemaah haji. Jumlah tersebut berkurang dua orang dibandingkan data awal saat pemberangkatan.
Pengurangan jumlah tersebut disebabkan salah seorang calon jemaah haji, Siti Rusdiati Muhammad Arsyad, yang harus menunda keberangkatan setelah menjalani operasi bypass jantung. Demi menjaga kondisi kesehatan dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji, keberangkatannya bersama sang suami dijadwalkan ulang.
Menurut Erfan, keputusan tersebut merupakan langkah terbaik yang diambil berdasarkan pertimbangan medis agar yang bersangkutan dapat menjalankan ibadah dengan kondisi fisik yang lebih siap.
“Keberangkatan beliau beserta suami dijadwalkan ulang pada 10 Juni 2026. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Banjar agar proses pemulihan berjalan lancar dan beliau dapat segera menyusul dalam kondisi sehat,” katanya.
Secara umum, kondisi para jemaah yang tiba di Banua dilaporkan dalam keadaan baik dan sehat setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Namun demikian, terdapat satu jemaah lanjut usia yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut setibanya di Kalimantan Selatan.
Jemaah tersebut adalah Amir Salih Bakri (70), warga Kecamatan Sambung Makmur. Setelah pesawat mendarat di Bandara Syamsudin Noor, ia mengalami sesak napas akibat kelelahan setelah menjalani perjalanan udara yang cukup panjang.
Petugas kesehatan yang telah bersiaga langsung melakukan pemeriksaan dan memutuskan untuk merujuk yang bersangkutan ke RSUD Ulin Banjarmasin guna mendapatkan penanganan medis secara lebih intensif.
Erfan menegaskan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan kepada para jemaah, terutama mereka yang masuk kategori lanjut usia dan memiliki risiko kesehatan lebih tinggi.
“Langkah rujukan cepat ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik, khususnya bagi jemaah lanjut usia. Saat ini kondisi beliau terus dipantau secara intensif oleh tim medis,” ungkapnya.
Kepulangan jemaah haji tidak hanya menjadi akhir dari perjalanan spiritual di Tanah Suci, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab pelayanan pemerintah hingga para jemaah benar-benar kembali ke tengah keluarga dengan aman.
Karena itu, berbagai unsur mulai dari petugas haji, tenaga kesehatan, aparat keamanan hingga pihak bandara tetap bersiaga selama proses kedatangan berlangsung untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan terbaik.
Erfan pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras memberikan pelayanan sejak proses keberangkatan hingga pemulangan jemaah ke daerah asal.
Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Banjar untuk terus mendoakan para jemaah, khususnya mereka yang masih menjalani perawatan maupun pemulihan kesehatan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan jemaah yang sedang menjalani perawatan maupun yang masih dalam masa pemulihan agar segera diberikan kesembuhan dan kesehatan oleh Allah SWT,” tutupnya.
Kepulangan Kloter BDJ 02 menjadi momen yang membawa kebahagiaan bagi ratusan keluarga di Kabupaten Banjar. Setelah menuntaskan rukun Islam kelima di Tanah Suci, para jemaah kini kembali ke kampung halaman dengan harapan membawa predikat haji yang mabrur serta menjadi teladan di tengah masyarakat.



