REDAKSI8.COM – Harapan Walikota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin, ingin dipasang penanda di area makam D.A.W. van der Pijl kini telah direalisasikan.
Setelah sebelumnya dipasang papan nama di tepi Jalan Ahmad Yani Km 29, persis di depan Komplek Pemakaman CTN Pulau Beruang, kini Pemerintah Kota Banjarbaru memasang baliho besar yang berisi sejumlah foto dan tulisan biografi Bapak Pembangunan Kota Banjarbaru tersebut.

“Ini merupakan wujud penghormatan, penghargaan serta terima kasih kita sebagai warga Banjarbaru, atas jasa beliau yang sangat luar biasa,” ungkap Aditya, Selasa (6/7).
Selama ini, lanjut Walikota, banyak yang tak mengetahui sosok D.A.W. Van Der Pijl.
Bahkan, selama berpuluh tahun sejak tokoh tersebut berpulang, banyak pula masyarakat yang tak mengetahui dimana posisi makam tersebut.
“Bisa jadi ada yang mengetahui van der Pijl hanya sebagai nama taman. Padahal, beliau memiliki jasa yang sangat besar dalam pembangunan Kota Banjarbaru ini,” ujarnya.
Aditya berharap, adanya penanda dan dipasangnya baliho berisi foto dan biografi van der Pijl di sekitar lokasi pemakaman tersebut, warga masyarakat menjadi tahu letak posisi makam tokoh pembangunan Banjarbaru.
“Kami rasa, hal ini sangat penting. Terutama lagi bagi generasi kita saat ini,” akhiri Aditya.

Sementara itu, pemasangan papan nama dan baliho van der Pijl di area Taman Makam CTN Pulau Beruang ini disambut hangat oleh pengelola makam.
Termasuk pula warga yang biasa berjualan bunga di sekitar makam.
“Jadi banyak yang tahu dan banyak yang ziarah ke makam beliau. Banyak yang mampir. Sebelum dipasang penanda ini, orang-orang tidak tahu ada makam beliau di situ. Padahal beliau dimakamkan di sini sejak 1974. Sudah hampir 50 tahun,” tutur Rokhim, salah seorang penjaga di Taman setempat
“Kami berterima kasih, karena pemerintahan Pak Aditya dan Pak Wartono saat ini telah memberikan perhatian,” pungkasnya.




Wah satu area sama makam kakek nach……..!