Jumat, 10 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Skull Breaker Challenge Berakibat Membahayakan, Dinas Pendidikan Memberikan Himbauan

Az-Zukhairy by Az-Zukhairy
17 Februari 2020
A A
Skull Breaker Challenge Berakibat Membahayakan, Dinas Pendidikan Memberikan Himbauan
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Saat ini viral Tren tantangan baru bernama Skullbreaker Challenge atau Skull Breaker Challenge muncul di media sosial. Banyak siswa di sekolah yang mengikuti tantangan yang viral di aplikasi TikTok. Padahal tantangan ini cukup berbahaya dan menyebabkan resiko fatal.

Video tersebut, Dalam rekaman itu terlihat tiga orang pria berdiri sejajar. Awalnya, seorang pria melompat lalu diikuti pria lain yang memakai topi. Ketika pria yang berdiri di tengah ikut melompat, dua laki-laki lainnya menendang kaki pria di tengah.

Hal ini membuat pria di tengah kehilangan keseimbangan hingga jatuh menghantam lantai. Pria tidak sadar. Dua laki-laki lain berusaha membangunkan namun tidak ada reaksi dari pria yang jatuh. Ia tampak lemas dan tidak bergerak sama sekali.

Agar kejadian tersebut tidak terjadi di kabupaten Banjar, kepala Dinas Pendidikan kabupaten Banjar Maidi Armansyah menghimbau agar tidak terjadi di kabupaten.

LihatJuga :

Disdik Kabupaten Banjar dan BGTK Kalsel Sukses Gelar IN 2 Pembelajaran Mendalam

Disdik Banjar Gelar Workshop Penguatan Komunitas Belajar Guru SD

Disdik Kabupaten Banjar Gelar Workshop KKG SD, Dorong Guru Lebih Profesional dan Pembelajaran Lebih Bermakna

Disdik Banjar Gencar Kawal MPLS Ramah 2025, Pastikan Anak Didik Sambut Sekolah Tanpa Kekerasan

“Terkait dengan permainan-permainan yang viral di media sosial saat ini seperti di tik tok beberapa hari ini kita lihat sangat membahayakan karena ternyata dari informasi itu ada berapa yang mengalami kecelakaan fatal,”

“Kami dari dinas pendidikan menanggapi segera waktu koordinasi dengan bidang-bidang terkait untuk menyebarluaskan ke media sosial seperti grup K3S SMP dan lainya,” ungkapnya saat diwawancarai, Senin (17/2/2020)

Maidi juga menghimbau kepada kepala sekolah agar lebih intensif dan memperhatikan kegiatan anak anak terutama luar jam pelajaran seperti istirahat atau saat pulang.

Sementara Kasat Binmas Polres Banjar, AKP Hj Amalia Afifi saat dihubungi via Whatsapp menyatakan kegiatan tersebut sangat berbahaya.

“Bisa berakibat fatal mas, apalagi yang jatuh tengkoraknya, bisa pecah dan akibatnya kalau tak meninggal atau lumpuh. Ngeri,” ungkapnya.

Jika dilakukan, pelaku Skull Breaker Challenge dapat dijerat dengan tindak pidana kekerasan karena dapat mengakibatkan seseorang luka atau cacat, bahkan meninggal dunia.

“Apalagi hal tersebut dilakukan dengan kesengajaan, karena mereka tahu itu berbahaya, tapi masih tetap dilakukan. Apalagi kalau posisi jatuh seperti telentang, manusia kan punya tulang belakang dan kepala menjadi tempat urat syaraf yang terpenting dalam tubuh,” katanya.

AKP Hj Amalia Afifi yakin bukan hanya dokter saja, bahkan jika orang tua tahu kalau anaknya melakukan kegiatan yang akan membahayakan tubuh pasti akan melarang.

“Saya menghimbau agar masyarakat terutama pelajar jangan melakukan atau meniru Skull Breaker Challenge. Selain kita bukan profesional, juga sangat berbahaya dan kita tidak terlatih. Sebaiknya jangan lakukan dan jangan ambil resiko. Lakukan olahraga yang lebih bermanfaat dan raih prestasi,” pintanya.

Share28Tweet17Send

Related Posts

Perkuat Ketahanan Keluarga, Kabupaten Banjar Prioritaskan GATI, Sekolah Lansia, dan SSK dalam Perencanaan BOKB 2027

Perkuat Ketahanan Keluarga, Kabupaten Banjar Prioritaskan GATI, Sekolah Lansia, dan SSK dalam Perencanaan BOKB 2027

by Az-Zukhairy
10 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR, Depth News – Pemerintah Kabupaten Banjar terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi utama menciptakan generasi...

38 Personel Satpol PP Banjar Resmi Dibaret, Tempaan Mental dan Disiplin untuk Wujudkan Aparatur Profesional

38 Personel Satpol PP Banjar Resmi Dibaret, Tempaan Mental dan Disiplin untuk Wujudkan Aparatur Profesional

by Az-Zukhairy
9 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Sebanyak 38 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar resmi mengikuti prosesi pembaretan di kawasan...

Bapperida Banjar Perkuat Akurasi Data Stunting, Seluruh Kecamatan Ikuti Desk Verifikasi Laporan Semester I 2026

Bapperida Banjar Perkuat Akurasi Data Stunting, Seluruh Kecamatan Ikuti Desk Verifikasi Laporan Semester I 2026

by Az-Zukhairy
9 Juli 2026

REDAKAI8.COM, BANJAR – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam mempercepat penurunan angka stunting terus diperkuat. Salah satunya melalui pelaksanaan Desk Pengisian...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In