KOTABARU, REDAKSI8.COM – Bupati Kotabaru Sayed Jafar kembali menerima penghargaan dari Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin sebagai kabupaten/kota teraktif dalam kerjasama penelitian dan pengembangan daerah, di Obyek Wisata Jet ski Teluk Mesjid, Rabu (10/5/2023).
Pemberian piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor Unlam Prof Dr Ahmad di dampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan alumni Dr Muhamad Rusmin Nuryadin, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Humas Dr Ir Yusuf Azis, Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM Dr Ir Agustiana.


Rektor Unlam Prof Dr Ahmad mengatakan, saat ini sudah ada 33 ribu mahasiswa, 1400 dosen dan 1000 pegawai, yang mana ada 1200 orang Kotabaru yang menuntut ilmu di kampusnya.
“Ini merupakan bukti perhatian seorang Bupati terhadap masyarakatnya untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin, tidak sia-sia perjuangan beliau keluar masuk desa untuk memberdayakan masyarakatnya agar dapat mendapatkan pendidikan diperguruan tinggi,” terang Rektor ULM.
Rektor ingin, di Kabupaten Kotabaru nantinya ada kampus Unlam, supaya ribuan mahasiswa yang sekarang kuliah di Unlam Banjarmasin cukup di Kotabaru saja.
“Studi yang sesuai dengan keadaan daerahnya misalnya untuk jurusan perikanan, pariwisata dan lainnya,” cetus Rektor ULM.
Ia berharap, ada dukungan dari bupati Kotabaru kepada ULM, karena ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Masiswa Nasional ((POMNAS), yang mana akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 14 November 2023 mendatang.
“Kalau ada produk-produk unggulan UMKM dari Kabupaten Kotabaru seperti amplang dan lainnya nantinya bisa ditampilkan pada event POMNAS itu, karena ada sekitar 10 ribu peserta yang akan berhadir pada event tersebut,” bebernya.
Menanggapi hal itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengingatkan kepada warganya untuk bersekolah lebih tinggi, supaya nanti sebagai generasi bangsa berikutnya mampu membawa ilmunya untuk pembangunan daerah sendiri.
Sebab, banyak potensi di Kotabaru yang harus dikembangkan.
“Maka oleh sebab itu tidak henti-hentinya saya selalu mengingatkan kepada seluruh kepala desa di setiap saya kunjungan agar mengalokasikan dana desa untuk pendidikan, mengingat pentingnya pendidikan untuk pemberdayaan masyarakat,” terang Bupati.
Lebih jauh kepada Redaksi8.com, Kabupaten Kotabaru merupakan daerah yang cukup dekat dengan IKN. Ia berpendapat Kotabaru mesti lebih dulu bersiap mengambil peluang tersebut.
Akan tetapi, tanpa di dukung dengan pendidikan baginya pemerintah pun tidak bisa berbuat banyak.
“Saya harap kedepannya demi kemajuan Kotabaru butuh orang atau regenerasi yang visioner dan mempunyai inovasi-inovasi dalam mengembangkan daerah, sesuai dengan geografis daerah Kotabaru yaitu Perkebunan, laut, perikanan, dan pariwisata,” tandasnya. (ADV)
Penulis Dewi Susanti



