REDAKSI8.COM, Kabupaten Banjar – Salah satu rumah warga yang berada di Desa Artain Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan hanya tinggal puing dalam waktu tidak sampai satu jam.
Musibah kebakaran tersebut menimpa rumah milik Sarbani. Rumah yang terbuat dari kayu tersebut hanya bisa dipadamkan warga dengan seadanya karena terkendala peralatan dan juga kondisi cuaca yang panas dan berangin.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga Desa Artain Asmadi bahwa kejadian kebakaran tersebut sekitar jam 10.30 wita pagi jelang siang dan warga tidak bisa berbuat banyak.
“1 buah rumah yang terbakar dan kondisi rumah 100 persen terbakar. Kita di Desa Artain tidak memiliki alat pemadam kebakaran dengan kerugian sekitar 150 juta rupiah,” ungkap Asmadi.
Ia juga berharap, ada bantuan dari pemerintah dan uluran tangan dari dermawan yang bisa membantu untuk meringankan beban korban yang rumahnya terbakar.

Asmadi yang juga merupakan pernah menjadi Pambakal Desa Artain mengungkapkan bahwa desa merek jauh dari kota Kabupaten dan akses jalan darat ada dan hanya bisa dilalui oleh roda dua, untuk roda 4 akan susah, kebiasaan warga lewat air yakni bendungan Riam Kanan.
“Dari lokasi kebakaran dengan sumber air yaitu waduk Riam Kanan juga cukup jauh, dan tidak ada mesin pemadam, hanya menggunakan air seadanya dengan ember dan lainnya,” tuturnya.
Asmadi berharap, nantinya untuk desa yang jauh dari pusat kota ada alat yang paling tidak untuk meminimalisir kalau terjadi kebakaran agar kerugian tidak banyak, dan kita berharap tidak ada lagi kebakaran.
“Kita sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa salah satu warga Desa Artain, semoga sabar dan ikhlas dalam menghadapi musibah yang menimpa,” tutupnya.



