REDAKSI8.COM – Hujan dengan insitutas tinggi yang mengguyur di Kabupaten Banjar pada hari Rabu (17/8/2022) membuat tanah di Tambak Baru Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar labil dan mengakibatkan longsor dan hampir ambruknya rumah salah satu warga.
Tanah yang longsor sekitar 2 meter dengan panjang kurang lebih 50 meter itu diduga akibat hujan dengan intensitas yang tinggi sehingga membuat tanah labil dan sangat mudah tergerus oleh aliran sungai dan membuat tanah longsong.

Pemilik rumah yang hampir ambruk Ahmad Usmani menceritakan awal terjadinya pergerakan tanah yang ditempatinya usai hujan yang mengguyur lebih dari 2 jam dari siang jam 2 sampai jam 4 sore, dan longsor sekitar jam 4 sore lewat.
Usmani ungkapkan, saat terjadinya longsor dan hampir membuat rumah miliknya ambruk tersebut, ia bersama keluarganya berada diluar rumah dan berada dirumah keluarga sampai hujan reda.
“Saat kejadian tersebut, saya berada di luar rumah bersama keluarga, jadi saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Terjadinya longsor tersebut karena hujan dan mengakibatkan abrasi,” tuturnya, Kamis (18/8/2022).
Ia menjelaskan, sebelumnya sekitar sebulan yang telah lewat daerah hulu sungai di aliran sungai Martapura juga terjadi longsor dan kemarin menimpa dirinya.
Ia kembali menceriakan, dulunya ini sebagai warung makan sekaligus tempat tinggal. Dan saat ini tidak lagi digunakan sebagai warung dan hanya digunakan sebagai tempat tinggal bersama keluarga.
Akibat kejadian tersebut, ia mengaku bahwa tidak ada barang yang rusak atau jatuh ke sungai, karena posisi rumah hanya mengalami kemiringan tetapi tidak bisa lagi di tempati.
Pemilik rumah saat ini sedang membongkar rumah tersebut karena bahan bangunan yang dari kayu ulin tersebut masih bagus dan masih bisa dimanfaatkan kembali.
Disinggung apakah akan kembali membangun rumah di lokasi semula, Ahmad Usmani menuturkan bahwa masih memikirkan apakah akan membangun disini lagi atau ditempat lain, yang jelas bahannya disimpan dulu.



