REDAKSI8.COM -Penganggaran tahun 2022 akan masih berfokus pada penanganan bidang kesehatan, pemulihan ekonomi, mitigasi bencana dan peningkatan efektivitas perlindungan sosial sebagai dampak dari pandemi covid-19 yang masih ada sampai sekarang.
Hal ini disampaikan langsung oleh Walikota Banjarbaru, H Muhammad Aditya Mufti Ariffin pada Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru dengan acara Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2022, di Ruang Graha Paripurna Lantai 03 Gedung DPRD Kota Banjarbaru, Senin (20/9).
“Pandemi covid-19 telah menjadi bencana kesehatan dan kemanusiaan di abad ini yang berimbas pada semua lini kehidupan manusia. Berawal dari masalah kesehatan, dampak pandemi covid-19 telah meluas ke masalah sosial, ekonomi, bahkan ke sektor keuangan,” terang Aditya panggilannya.
Rencana Pembangunan Kota Banjarbaru Tahun 2022 yang tertuang dalam dokumen KUA dan PPAS tahun 2022, adalah untuk melaksanakan prioritas pembangunan untuk mencapai target sasaran tahun 2022 yang tertuang dalam dokumen RPJMD Kota Banjarbaru Tahun 2021-2026 terutama tentang pelaksanaan program unggulan yang telah tertuang dalam dokumen perencanaan.
Menurutnya, penanganan yang luar biasa telah dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama melalui penanganan kesehatan, penanganan ekonomi melalui stimulus fiskal.
Baginya, agar pertumbuhan ekonomi dapat tetap tumbuh atau minimal tidak terjadi kontraksi yang tajam sehingga negara tidak mengalami resesi ekonomi dengan melakukan langkah dalam penyusunan anggaran, antara lain memberi relaksasi defisit APBN diperlebar di atas 3% selama tiga tahun.
Pelebaran defisit dilakukan sambungnya, mengingat kebutuhan belanja negara untuk penanganan kesehatan dan perekonomian meningkat pada saat pendapatan negara mengalami penurunan.
“Semua hal tersebut sudah pasti sangat mempengaruhi pada penyusunan APBD Kota Banjarbaru,” tuturnya.
Aditya mengatakan, arah kebijakan pembangunan tahun 2022 yang di aktualisasikan dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD), di rencanakan untuk mencapai target sasaran pembangunan Kota Banjarbaru tahun 2022.
Pelaksanaan pembangunan Kota Banjarbaru pada tahun 2022 terus dilanjutkan pada penanganan bidang kesehatan, pemulihan ekonomi dan peningkatan efektivitas perlindungan sosial dengan tidak mengesampingkan program-program lainnya yang juga harus dilaksanakan.
“Mari kita bersama-sama untuk tetap waspada terhadap pandemi covid 19, dan mari kita bersama-sama menjadi contoh dan pelopor bagi masyarakat terhadap disiplin dalam pelaksanaan protokol kesehatan,” tandasnya



