REDAKSI8.COM, Kabupaten Banjar – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Warga Alumni Pondok Pesantren Darussalam (WAPDA) Martapura menggelar silaturahmi dan Rapat Koordinasi II bersama dengan Pengurus Daerah wmWarga Alumni Pondok Pesantren Darussalam Martapura, Sabtu (13/1/2024) di Pondok Pesantren Darussalam Pasayangan Martapura.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimpinan Umum Pondok Pesantren Darussalam Martapura KH Hasanuddin dan juga dihadiri oleh ketua Yayasan Darussalam KH Muhammad Husein, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat WAPDA Martapura H Ahmad Fauzan Saleh, Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam KH Naufal Rosyad dan sekretaris umum pondok pesantren Darussalam Martapura KH Itqon Khalilurrahman.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat WAPDA Martapura H Ahmad Fauzan Saleh mengungkapkan bahwa pada Rapat Koordinasi II ini dihadiri oleh hampir semua dewan pengurus cabang wabda Kabupaten se Kalimantan Selatan dan pengurus wapda se Kalimantan.
“Alhamdulillah rata rata pengurus bisa berhadir untuk mengikuti silaturahmi dan rapat koordinasi II warga alumni pondok pesantren Darussalam untuk membahas program kerja pengurus wapda,” ucapnya.
Pimpinan Umum Pondok Pesantren Darussalam Martapura KH Hasanuddin pada pembukaan kegiatan tersebut menyampaikan pesan untuk para alumni untuk selalu berhati hati berbicara agar tidak tergelincir.
“Berhati hatilah berbuat di akhir zaman ini, baik berbicara atau berbuat, jangan sampai nama baik Darussalam tercoreng. Menjaga dan memperhatikan keadaan kita, kalau tidak tau lebih bertanya kepada yang ahlinya. Kalau bukan ahlinya lebih baik diam, karena diam itu lebih banyak untungnya,” pesan KH Hasanuddin.
KH Hasanuddin juga berpesan sebagai pengurus Wapda agar selalu menjaga dan memantau para alumni Darussalam agar mereka benar benar berbuat dan menyampaikan sesuai dengan ajaran yang didapat dari Pondok Pesantren Darussalam Martapura.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Martapura KH Muhammad Husein saat membuka kegiatan silaturahmi dan rapat koordinasi II mengharapkan agar peran aktif para alumni untuk pondok pesantren Darussalam.
“Yang paling utama menjaga nama baik pondok pesantren Darussalam Martapura. Selain itu juga menyampaikan bagaimana perkembangan pondok pesantren Darussalam Martapura baik saat ini dan juga untuk kedepan,” sampainya.


