REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan dampak positif di Kabupaten Tanah Bumbu. Jumlah sekolah penerima manfaat kini bertambah menjadi 11, dengan total 3.284 siswa yang menikmati makanan bergizi secara gratis.
Dari semula hanya beberapa sekolah, kini program ini semakin diperluas, termasuk ke Yayasan MI, MTs, dan MA Darul Azhar, yang menerima bantuan bagi sekitar 1.300 siswa. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak tetapi juga membantu mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Kodim 1022/Tanah Bumbu turut berperan aktif dalam memastikan kelangsungan dan keberhasilan program ini. Belum lama ini, Kodim menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah Tanah Bumbu, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Pertemuan tersebut membahas ketersediaan bahan makanan serta strategi untuk menjaga kelancaran distribusi di lapangan. Pasi Ter Kodim 1022/Tanah Bumbu, Kapten Inf Wahyono, mengungkapkan bahwa ke depan akan ada penambahan dapur mandiri guna memastikan makanan bergizi dapat didistribusikan lebih merata.
“Kami akan menambah beberapa dapur mandiri yang siap beroperasi dan mendapat dukungan penuh dari Badan Gizi Nasional,” ujar Kapten Wahyono, Senin (24/2/2025).
Ahmad Mawardi, Kepala Sekolah MA Darul Azhar, mengungkapkan rasa syukur atas program ini. Menurutnya, dengan jam belajar yang panjang dari pukul 07.30 hingga 16.00 pemberian makanan bergizi sangat membantu para siswa, terutama mereka yang sebelumnya kesulitan mendapatkan makan siang.
“Mayoritas siswa kami berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah, bahkan ada yang tinggal di panti asuhan. Program ini benar-benar membantu mereka,” ujar Mawardi.
Sementara itu, para siswa seperti Yurin, Intan, Aida, dan Nurul mengaku semakin bersemangat belajar karena tidak perlu khawatir kelaparan. Selain itu, mereka juga merasa lebih hemat karena uang saku yang biasanya digunakan untuk makan siang bisa dialokasikan untuk kebutuhan sekolah lainnya.
Dengan terus bertambahnya jumlah sekolah yang terlibat, Program Makanan Bergizi Gratis di Tanah Bumbu semakin membuktikan manfaatnya dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak Indonesia.
Dari semula hanya beberapa sekolah, kini program ini semakin diperluas, termasuk ke Yayasan MI, MTs, dan MA Darul Azhar, yang menerima bantuan bagi sekitar 1.300 siswa. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak tetapi juga membantu mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Kodim 1022/Tanah Bumbu turut berperan aktif dalam memastikan kelangsungan dan keberhasilan program ini. Belum lama ini, Kodim menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah Tanah Bumbu, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Pertemuan tersebut membahas ketersediaan bahan makanan serta strategi untuk menjaga kelancaran distribusi di lapangan. Pasi Ter Kodim 1022/Tanah Bumbu, Kapten Inf Wahyono, mengungkapkan bahwa ke depan akan ada penambahan dapur mandiri guna memastikan makanan bergizi dapat didistribusikan lebih merata.
“Kami akan menambah beberapa dapur mandiri yang siap beroperasi dan mendapat dukungan penuh dari Badan Gizi Nasional,” ujar Kapten Wahyono, Senin (24/2/2025).
Ahmad Mawardi, Kepala Sekolah MA Darul Azhar, mengungkapkan rasa syukur atas program ini. Menurutnya, dengan jam belajar yang panjang dari pukul 07.30 hingga 16.00 pemberian makanan bergizi sangat membantu para siswa, terutama mereka yang sebelumnya kesulitan mendapatkan makan siang.
“Mayoritas siswa kami berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah, bahkan ada yang tinggal di panti asuhan. Program ini benar-benar membantu mereka,” ujar Mawardi.
Sementara itu, para siswa seperti Yurin, Intan, Aida, dan Nurul mengaku semakin bersemangat belajar karena tidak perlu khawatir kelaparan. Selain itu, mereka juga merasa lebih hemat karena uang saku yang biasanya digunakan untuk makan siang bisa dialokasikan untuk kebutuhan sekolah lainnya.
Dengan terus bertambahnya jumlah sekolah yang terlibat, Program Makanan Bergizi Gratis di Tanah Bumbu semakin membuktikan manfaatnya dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak Indonesia.



