REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Sabtu Sore masyarakat Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara melakukan panggilan darurat kepolisian di layanan darurat 110, lantaran ada seorang pria yang diduga mabuk dan mengamuk sambil membawa senjata tajam di kawasan Jl. Padat Karya Blok Batu Pirus RT 46, (18/7/2026).
Merespon laporan layanan darurat 110 itu, Polsek Banjarmasin Utara bergerak cepat menurunkan personel nya.

Setibanya di lokasi, petugas segera mengamankan situasi.
Seorang warga yang mengalami luka pada jari tangan langsung dievakuasi menggunakan mobil rescue ke RSUD Ansari Saleh untuk mendapatkan penanganan medis, petugas mengamankan seorang pria berinisial W yang didapati masih membawa senjata tajam dan diduga dalam keadaan mabuk.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian perkelahian tersebut mereka sempat mengonsumsi minuman beralkohol bersama.
Korban diduga melukai dirinya sendiri menggunakan parang miliknya dengan alasan mencoba ilmu kebal.
Saat ini, pria yang diamankan (W) telah dibawa ke Polsek Banjarmasin Utara untuk pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Kapolsek Banjarmasin Utara AKP Sunardi, S.AP mengapresiasi respons cepat masyarakat yang segera melaporkan kejadian melalui layanan darurat polisi 110 sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat segera ditangani.
Dia mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras yang dapat memicu tindakan berbahaya.
Pun, masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dengan segera melaporkan setiap kejadian atapun gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center Polisi 110 supaya dapat segera ditangani oleh pihak kepolisian.
“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kondusivitas lingkungan. Jika melihat atau mengetahui adanya kejadian yang mencurigakan maupun berpotensi mengganggu keamanan, jangan ragu segera melaporkannya melalui layanan Call Center Polri 110 atau kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa, maupun aparat keamanan setempat,” imbaunya.
“Koordinasi dengan ketua RT dan RW juga sangat penting agar setiap persoalan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar,” sambung AKP Sunardi.



