REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kepolisian resor (Polres) Banjarbaru resmikan dua jembatan permanen melalui program Jembatan Merah Putih Presisi Untuk Negeri di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Jum’at (5/6/26).
Jembatan yang dibangun di Jalan Al Junaid Ujung dan Jalan Pesantren Nurul Fikri Guntung Paring itu kini menjadi akses yang lebih aman bagi warga menuju kebun, lahan pertanian, dan sekolah.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil gotong royong antara personel Polres Banjarbaru dan masyarakat selama kurang lebih dua bulan.
Sekaligus menjawab keluhan warga terkait kondisi jembatan lama yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda mengatakan, pembangunan jembatan diawali dari laporan dan hasil survei jajaran Polsek serta Bhabinkamtibmas yang menemukan kondisi jembatan sudah tidak layak digunakan.
“Selanjutnya kami berharap jembatan ini bisa dimanfaatkan dan kita rawat bersama untuk kegiatan ataupun aktivitas masyarakat,” ujarnya, Jum’at (5/6/26).
Menurutnya, sebelum dibangun ulang, jembatan itu kerap menjadi lokasi kecelakaan karena kondisinya yang rusak dan tidak aman untuk dilintasi warga.
“Ada beberapa laporan masyarakat, ada masyarakat yang jatuh ataupun mengalami kecelakaan ketika menyeberang karena memang situasi jembatan awal itu sangat-sangat memprihatinkan,” jelasnya.
Pembangunan dua jembatan permanen juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Masing-masing jembatan memiliki panjang 8 meter dengan lebar 4 meter.
Sementara itu, Ketua RW 03, Kelurahan Guntung Manggis, Muhammad Jarni Anshari membenarkan kondisi jembatan sebelumnya sangat memprihatinkan.
Para warga harus melintas di atas konstruksi sederhana yang berisiko, terutama saat mengantar anak ke sekolah atau menuju kebun.
“Memang benar ada beberapa kejadian sempat kecebur ke kali saat hendak mengantar anaknya ke sekolah atau berangkat ke kebun,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi bantuan yang diberikan Polres Banjarbaru dan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru karena pembangunan jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.
“Ya sangat mewah bagi kami, sangat mewah. Dan kami warga di sini berjanji senantiasa akan merawat dan menjaga jembatan ini hingga dari generasi ke generasi,” tegasnya.
Jarni menambahkan, keberadaan jembatan baru akan sangat membantu aktivitas ekonomi warga.
Bahkan, sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
“Aktivitas warga di sini 75 persen petani, petani sayur-mayur dan juga petani palawija. Sangat-sangat penting, dengan adanya jembatan ini kami disini sangat-sangat terbantu untuk beraktivitas,” tuntasnya.
Dengan akses yang lebih aman dan layak, warga kini dapat beraktivitas tanpa khawatir melintasi jembatan yang sebelumnya rawan kecelakaan.
Selain memudahkan mobilitas pelajar, jembatan baru ini juga diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat setempat.



