REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru bersama stakeholder terkait menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah, alat ibadah, hingga santunan tunai kepada ratusan anak yatim piatu, di Halaman Kantor Kelurahan Landasan Ulin Timur, Selasa (8/7/25).
Bantuan tersebut diberikan dalam rangka Perayaan Hari Anak Yatim Piatu se-Kota Banjarbaru Tahun 2025, sekaligus momentum 10 Muharram 1447 Hijriah.
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby menyampaikan, kegiatan itu diharapkan menjadi ladang keberkahan dan wujud kepedulian sosial yang konsisten terhadap anak-anak yatim di Banjarbaru.
“Harapannya semoga anak-anak yatim piatu ini akan mendapat kepedulian Pemerintah Kota Banjarbaru ke depannya,” ujarnya.
Disamping itu, Lisa menegaskan, perhatian kepada anak yatim tidak hanya diberikan saat peringatan 10 Muharram saja, tetapi diupayakan secara rutin.
“Yang jelas bentuk kepedulian sosial kita untuk anak-anak yatim, mudah-mudahan bisa kita carikan solusi dengan memberikan setiap bulannya kalau perlu,” ucapnya.
Tak luput Ia menuturkan, Yayasan Abdul Aziz Halaby selama ini telah secara rutin menyalurkan bantuan kepada panti asuhan di Banjarbaru meski dilakukan tanpa banyak publikasi.
“InsyaAllah terutama dari Yayasan Abdul Aziz Halaby sudah memberikan setiap bulannya kepada panti-panti yang ada di Banjarbaru,” tambahnya.
Adapun, bantuan yang diserahkan oleh Pemerintah Kota bersama donatur lainnya itu berupa perlengkapan sekolah, alat shalat, serta santunan tunai yang bersumber dari berbagai pihak.
“Jadi dari Pemerintah kota Banjarbaru memberikan bantuan peralatan sekolah, dan mukena, alat shalat, dan ada uang tunai dari berbagai donatur, Bank Kalsel, PLN, Q-Mall, BASNAS, dan Yayasan Abdul Aziz Halaby secara rutin berpartisipasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua LPM Kota Banjarbaru, Sasono menyebutkan, tahun ini tercatat sebanyak 435 anak yatim piatu penerima bantuan, yang tersebar di lima Kelurahan se-Kota Banjarbaru.
“Untuk anak yatim laki-laki, bantuan berupa sarung, tapih, tas, dan peralatan sekolah. Sedangkan anak perempuan mendapatkan mukena, tas, buku-buku, dan perlengkapan sekolah. Nilai santunan uang tunainya Rp415 ribu per anak,” terangnya.
Kegiatan berbagi itu katanya sudah menjadi agenda rutin tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Kota melalui Bidang Kesejahteraan Rakyat dengan pelaksananya Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Banjarbaru.
“Ini sudah lama kita laksanakan, alhamdulillah setiap tahun donaturnya bertambah. Mudah-mudahan para donatur, ASN, pejabat menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak yatim selalu diberi kesehatan dan kelancaran rezeki,” ungkapnya.
“Kalau donaturnya makin banyak, santunan per anak juga bisa semakin bertambah,” tambahnya.
Ia berharap, pada masa yang akan datang jumlah donatur semakin meningkat, sehingga bantuan kepada anak-anak yatim dapat terus ditingkatkan.
“Setiap tahun insyaAllah diharapkan bisa naik terus, karena tergantung dari donatur. Ini semakin hari semakin banyak yang menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak-anak,” tutupnya.



