REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Guna mendukung program Pemerintah Pusat memutus mata rantai kemiskinan pendidikan yang ditujukan kepada anak-anak dari keluarga miskin, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menyediakan lahan untuk pembangunan sekolah rakyat.
Dimana sekolah rakyat itu nantinya akan dirancang dengan konsep boarding school atau berasrama, untuk mendukung pembelajaran menyeluruh bagi siswa.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarbaru, Rokhyat Riyadi menyebutkan, Pemko telah menyiapkan lahan seluas 9,4 hektare untuk sekolah rakyat.
“Lahan seluas 9,4 hektare itu ada di Guntung Manggis,” ucapnya beberapa waktu lalu.
Rokhyat menjelaskan, untuk jenjang pendidikan dimulai dari SD, SMP, hingga SMA yang berhak mendapatkan dukungan sosial.
Sekolah rakyat ini nantinya dibangun dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti area bermain, asrama siswa, ruang guru, dan penginapan sesuai standar yang telah ditetapkan Kementrian Sosial.
Selain itu, kedepannya nanti ada pembelajaran ekstra kurikuler yakni pembelajaran di luar sekolah, dan akan disesuaikan dengan kebutuhan dari materi pembelajarannya.
“Konsepnya boarding school. Jadi mereka nanti disekolah, dari mereka bangun tidur sampai tidur kembali itu ada pembelajarannya,” ujarnya.
Hal ini katanya, sudah sesuai berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Selatan dengan nomor 100.3/0524/KUB/2025.
Adapun, saat ini jumlah siswa yang telah ditetapkan untuk Tahun Ajaran (T.A) 2025 meliputi SD 30 siswa, 32 siswa SMP, dan SMA ada 34 siswa.
“Terbagi jadi dua penyelenggaraan sekolah rakyat ini, ada yang di Sentra Budi Luhur, dan di Balai Besar Pelatihan Pendidikan Kesejahteraan Sosial di Kota Banjarbaru,” sebutnya.
Kemudian, sekolah itu nanti akan disurvei oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menguji kelayakannya. Apakah sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan atau tidak.
“Mudah-mudahan nanti standar yang ditetapkan itu bisa kita penuhi dan bisa berdiri di Kota Banjarbaru, sehingga ada sekolah rakyat bagi orang-orang yang memang berhak untuk dibantu,” tandasnya.



