REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru memproyeksikan pengadaan 983 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang akan dipasang di lima Kecamatan sepanjang tahun 2026.
Program itu tetap dilaksanakan meski dilakukan efisiensi anggaran, termasuk melalui skema anggaran perubahan.
Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Utilitas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarbaru, Yusuf Khoiruddin mengatakan, pengadaan PJU tersebut mencakup pemasangan baru sekaligus pemeliharaan di sejumlah wilayah Kecamatan.
“Pengadaan PJU tahun 2026, kurang lebih di angka 983 titik, masih dilakukan dan ada pemeliharaan yang diperlukan di kecamatan juga,” ujarnya saat diwawancarai.
Ia menjelaskan, efisiensi anggaran tetap dilakukan, namun tidak berdampak signifikan terhadap target jumlah PJU yang akan dipasang.
Sementara untuk pengurangan lebih difokuskan pada pengadaan perlengkapan pendukung.
“Pembelian aksesoris, pembelian lampu juga kami kurangi karena saya berpikir lampu kami masih ada stok. Jadi insyaAllah mungkin sampai dianggarkan perubahan untuk membuat PJU ini masih memungkinkan,” jelasnya.
Disperkim Banjarbaru mengakui masih terdapat sejumlah kendala pemasangan PJU yang ditemui sepanjang Tahun 2025, salah satunya di kawasan Jalan Putri Junjung Buih, Kelurahan Loktabat Utara.
“Jalan Putri Junjung Buih mulai JPO sampai ke ujung Jalan Panglima Batur isinya tiang semua dengan dua lampu semua. Cuma di ujung yang tidak bisa kami pasang dua lampu karena tadi posisinya di tengah-tengah ada kabel yang menjuntai,” ungkapnya.
Meski belum seluruh titik PJU terpasang secara optimal di kawasan tersebut, Yusuf memastikan kondisi penerangan jalan masih dalam batas aman dan mencukupi bagi pengguna jalan.
“Tapi penerangan dan pencahayaan ya g ada masih mencukupi,” tutupnya.



