REDAKSI8.COM, BANJAR – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banjar. Salah satunya melalui Pelatihan Tata Boga yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banjar bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Dahlia.
Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, sejak 21 hingga 26 Mei 2026 tersebut resmi ditutup pada Selasa (26/5/2026). Pelatihan ini merupakan program yang dilaksanakan berdasarkan usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan keterampilan masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan.
Program pelatihan tata boga ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan dasar mengenai pengolahan makanan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat dijadikan modal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha kuliner secara mandiri.
Dalam acara penutupan, Camat Martapura Barat yang turut hadir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan keterampilan seperti ini memiliki manfaat besar karena mampu memberikan bekal nyata kepada masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup keluarga.
“Pelatihan tata boga ini merupakan langkah konkret dalam memberdayakan masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas komitmen Disnakertrans, LPK Dahlia, serta dukungan DPRD Kabupaten Banjar yang telah menghadirkan program yang bermanfaat bagi warga Martapura Barat,” ujarnya.
Ia berharap keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dikembangkan menjadi usaha produktif yang menghasilkan pendapatan.
Menurutnya, sektor kuliner memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan karena kebutuhan masyarakat terhadap produk makanan dan minuman terus meningkat. Dengan kreativitas dan kemampuan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu menciptakan berbagai produk kuliner yang memiliki nilai jual dan mampu bersaing di pasar.
Selain Camat Martapura Barat, kegiatan penutupan juga dihadiri oleh Tim Monitoring Disnakertrans Kabupaten Banjar, instruktur pelatihan, serta manajemen LPK Dahlia yang selama pelaksanaan kegiatan turut mendampingi dan membimbing peserta.
Sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang telah dicapai, acara ditutup dengan penyerahan sertifikat pelatihan secara simbolis dari LPK Dahlia kepada seluruh peserta yang dinyatakan lulus. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa peserta telah mengikuti dan menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan sesuai standar yang ditetapkan.
Pelatihan tata boga ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Banjar melalui peningkatan keterampilan kerja masyarakat. Dengan bekal ilmu, pengalaman praktik, dan sertifikat kompetensi yang dimiliki, para peserta kini memiliki peluang lebih besar untuk bekerja di sektor kuliner maupun merintis usaha sendiri.
Melalui program pemberdayaan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Banjar menunjukkan komitmennya dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan mampu memanfaatkan potensi ekonomi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan daerah.



