REDAKSI8.COM – Dandim 1006 Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto S.I.P, M.M, M.I, Pol didampingi Sekda Banjar HM.Hilman memaparkan kesiapan Kabupaten Banjar melalui Vicon terkait program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke -108, Jum’at ( 5/6/2020) pukul 15.45
Secara singkat dipaparkan, keseluruhan wilayah Kabupaten Banjar siap menjalankan tugas TMMD dengan tidak meninggalkan protokol kesehatan dengan didukung oleh pemerintah dan Masyarakat,” ucap Dandim “
Dandim juga menjelaskan, bahwa program TMMD ini dilaksanakan melalui proses perencanaan yang mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah sasaran.
“Karena program TMMD ini akan melibatkan semua unsur yang terkait mulai dari tingkat Desa dan Kelurahan. Sasaran-sasaran yang dipilih berdasarkan skala prioritas, diteliti dan dipadukan dengan program pemerintah daerah menyesuaikan anggaran yang ada sehingga akan menjadi rencana Program Pembangunan Daerah,” tambahnya
Pangdam VI/ Mlw Mayjend TNI Subiyanto menekankan kepada para Dandim selaku Dansatgas TMMD Ke-108 diwilayah Kabupaten Banjar, setiap prajurit yang terlibat Progam TNI manunggal bersama rakyat sebelum masuk sasaran harus melakukan protokol Kesehatan.

Jelang pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Tahun 2020 di wilayah Kodim 1006/ Martapura Pangdam menerima paparan langsug para Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD .
Pangdam Mulawarman inginkan dengan mempedomani protokol kesehatan harus menjalankan protokol kesehatan tanpa mengurangi nilai dan tujuan dari TMMD
“Saya ingatkan para Dansatgas agar mampu menerapkan protokol kesehatan dengan benar, lakukan physical distancing, memakai masker dan menjaga kebersihan selalu mencuci tangan dengan sabun sehabis bekerja. Mengingat saat ini TNI bersama seluruh komponen lainnya bersinergi menghadapi pandemi Covid-19”,
“Para anggota Satgas yang akan diterjunkan harus sudah clear kesehatannya, rapid test dulu” tegas Pangdam.
Ia juga meminta ada kegiatan bakti sosial untuk meringankan beban masyarakat yang kehilangan penghasilan akibat dampak pandemi Covid-19, dan sosialisasi Karhutla.
“Rapid test untuk masyarakat setempat agar dikoordinasikan dengan baik dengan berbagai pihak khususnya dinas kesehatan termasuk penyuluhan tentang wabah virus corona sehingga masyarakat turut menangani penyebaran virus mematikan tersebut” ujarnya
“Jadikan kesempatan ini untuk ladang amal ibadah kita sesuai dengan kadar kemampuan masing-masing, belum tentu semua orang mendapatkan kesempatan ini” pungkas Pangdam



