REDAKSI8.COM, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) bekerja sama dengan PT. Pertamina Patra Niaga menggelar operasi pasar gas LPG 3 kg yang berbarengan dengan pasar murah di depan Balai Desa Takuti, Kecamatan Mataraman, Kamis (13/3/2025).
Antusiasme warga begitu tinggi sejak pagi, mereka sudah menunggu kedatangan gas LPG 3 kg yang dijual dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Langkah ini diambil pemerintah untuk merespons tingginya permintaan gas terutama selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1446 H, di mana harga LPG 3 kg kerap melonjak di pasaran.
Kepala DKUMPP, I Gusti Made Suryawati, menegaskan bahwa operasi pasar ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
“Kegiatan ini adalah langkah nyata untuk mengatasi lonjakan harga LPG 3 kg dan memastikan masyarakat dapat membelinya dengan harga terjangkau,” ujar Made.
Sementara itu, Pambakal Desa Takuti, Bayu Sabdo Pamungkas, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, selama ini banyak warga kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kg karena stok di pangkalan terbatas.
“Biasanya stok cepat habis, banyak warga yang tidak kebagian dan terpaksa mencari ke luar desa dengan harga lebih mahal. Dengan adanya operasi pasar ini, warga sangat terbantu,” kata Bayu.
Operasi pasar ini juga mendapat pengawasan langsung dari Polsek Mataraman dan Bagian Perekonomian Pemkab Banjar untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan sesuai aturan.
Dengan adanya operasi pasar gas LPG 3 kg ini, diharapkan masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan gas bersubsidi dengan harga wajar, tanpa harus khawatir kelangkaan atau harga yang melambung tinggi.
Antusiasme warga begitu tinggi sejak pagi, mereka sudah menunggu kedatangan gas LPG 3 kg yang dijual dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Langkah ini diambil pemerintah untuk merespons tingginya permintaan gas terutama selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1446 H, di mana harga LPG 3 kg kerap melonjak di pasaran.
Kepala DKUMPP, I Gusti Made Suryawati, menegaskan bahwa operasi pasar ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
“Kegiatan ini adalah langkah nyata untuk mengatasi lonjakan harga LPG 3 kg dan memastikan masyarakat dapat membelinya dengan harga terjangkau,” ujar Made.
Sementara itu, Pambakal Desa Takuti, Bayu Sabdo Pamungkas, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, selama ini banyak warga kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kg karena stok di pangkalan terbatas.
“Biasanya stok cepat habis, banyak warga yang tidak kebagian dan terpaksa mencari ke luar desa dengan harga lebih mahal. Dengan adanya operasi pasar ini, warga sangat terbantu,” kata Bayu.
Operasi pasar ini juga mendapat pengawasan langsung dari Polsek Mataraman dan Bagian Perekonomian Pemkab Banjar untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan sesuai aturan.
Dengan adanya operasi pasar gas LPG 3 kg ini, diharapkan masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan gas bersubsidi dengan harga wajar, tanpa harus khawatir kelangkaan atau harga yang melambung tinggi.



