REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kepolisian Resor (Polres) Kota Banjarbaru menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Intan 2026 di Lapangan Hijau Mapolres Banjarbaru sebagai tanda dimulainya pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sebanyak 110 personel kepolisian dikerahkan dan diperkuat oleh unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru.
Apel gelar pasukan menjadi bentuk kesiapan lintas instansi dalam memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat selama periode mudik hingga libur Lebaran.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Banjarbaru, Rizana Mirza menyampaikan, seluruh unsur Pemerintah Daerah (Pemda) turut mendukung pelaksanaan pengamanan Idul Fitri melalui berbagai layanan kepada masyarakat.
“Kita hari ini upacara kesiapan seluruh aparat TNI-Polri dan jajaran SKPD, dan mereka mendukung kelancaran masyarakat kita saat mudik,” ucapnya, Kamis (12/3/26).
Menurutnya, berbagai satuan kerja perangkat daerah telah menyiapkan dukungan operasional selama masa mudik dan libur Lebaran.
“Dinas Perhubungan juga sudah menyiapkan angkutan lebaran gratis bagi warga, bolak baliknya. Kemudian BPBD juga menyiapkan persiapan dan berbagai kesiapan, Dinas Kesehatan, ada posko-posko di Puskesmas juga sudah siap,” jelasnya.
Rizana Mirza meyampaikan, layanan kesehatan juga disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama libur panjang Idul Fitri.
“Rumah sakit juga IGD selama liburan sudah siap. Tentunya yang tidak kalah pentingnya adalah pihak kawan-kawan dari TNI Polri yang cukup turut mendukung dengan personil yang ada,” ujarnya.
“Mudah-mudahan semua upaya ini, pelaksanaan Idul Fitri 1447 Hijrah di Kota Banjarbaru bisa berjalan aman, damai, bentram, dan masyarakat bisa memasuki Hari Raya Idul Fitri dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda menegaskan, pihaknya telah menyiapkan ratusan personel untuk pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026.
“Personil yang dilibatkan dari Polres Banjarbaru sendiri sekitar 110 orang. Nanti ditambah dengan instansi terkait dari TNI Polri dan Pemerintah Kota. Kemudian kami juga membentuk ada beberapa posko,” sebutnya.
Terkait posko pengamanan dan pelayanan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memantau arus mudik dan membantu masyarakat.
“Ada posko pengamanan, posko pelayanan, dan posko terpadu. Untuk posko terpadu sendiri kami tempatkan di Bandara Syamsudinoor, kemudian ada posko pengamanan di Bundaran Kamarateh dan Bundaran Simpang Empat,” jelasnya
AKBP Pius menjelaskan, keberadaan posko tersebut akan difungsikan untuk memantau arus mudik masyarakat sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada para pemudik sehingga kegiatan Idul Fitri bisa berjalan aman, tertib, dan lancar.
Selain pengamanan jalur mudik, kepolisian juga memfokuskan patroli di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Lebaran.
“Ada juga sasaran-sasaran daripada kegiatan patroli dan pemantauan kami, yaitu tempat-tempat wisata dan tempat-tempat ibadah,” tuturnya.
Operasi Ketupat Intan 2026 sendiri direncanakan berlangsung sekitar dua minggu kedepan dengan evaluasi berkala menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Dua minggu ya, kita lihat perkembangan apabila ada perubahan nanti kita evaluasi jadi untuk penitipan kendaraan silahkan bisa di Polsek bisa di Polres dipores. Kemudian apabila ada pengaduan, melaporkan, silakan menghubungi call center kami 110,” imbuhnya.
Kapolres mengimbau, kepada seluruh masyarakat yang akan mudik agar tetap waspada dan memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.
“Tetap waspada dan pastikan setiap rumah dalam keadaan terkunci dan aman, listrik padam, jendela-jendela tertutup,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya akan meningkatkan patroli di kawasan permukiman guna mencegah tindak kriminal selama masa mudik.
“Kami akan gencarkan kegiatan-kegiatan patroli di pemukiman-pemukiman untuk menghindari adanya tindakan-tindakan kriminal disana,” tuntasnya.



