Jumat, 3 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Muncul Kabar Wabah Mematikan di Afrika, Kadinkes Kalsel Sebut Tidak Ada di Indonesia

Irma Dahliana by Irma Dahliana
15 Februari 2023
A A
Muncul Kabar Wabah Mematikan di Afrika, Kadinkes Kalsel Sebut Tidak Ada di Indonesia

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Dr. Diauddin, Rabu (15/2/23). Foto : Ist/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDKASI8.COM – Dilansir dari wabesite detikhealth, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi wabah pertama virus Marburg terjadi di Guinea wilayah bagian Afrika Barat, dimana ada 9 kematian yang sudah dilaporkan, Rabu (15/2).

Saat di konfirmasi mengenai virus Marburg kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Dr. Diauddin menyampaikan, di Indonesia dan Kalimantan Selatan (Kalsel) sampai dengan saat ini belum ada laporan terkait serangan virus Marburg.

“Di Indonesia dan kalsel tidak ada kasus virus Marburg tersebut,” ucapnya.

Meski begitu, pihaknya akan terus meningkatkan surveilan infeksi penyakit-penyakit yang berpotsnsial wabah melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Provinsi, Kabupaten/Kota, Puskesmas, serta Rumah Sakit.

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

“Penanganan tentunya menghindari kontak erat dengan orang yang terkena virus Marburg, dan menjaga protokol kesehatan,” jelasnya.

Diketahui, ciri-ciri atau tanda virus Marburg seperti demam tinggi, sakit kepala, diare berair parah, sakit perut dan kram, kedinginan, nyeri otot, muntah, serta keadaan yang memburuk selama beberapa hari kedepannya, hingga mengeluarkan darah disetiap lubang ditubuh, termasuk pada luka tusukan jarum.

Seperti darah segar pada muntahan dan fases seringkali disertai dengan pendarahan dari hidung, gusi, dan vagina, serta pendarahan spontan dapat terjadi di tempat tusukan, dimana diperoleh saat memberikan cairan atau mengambil sampel darah.

Dr. Diauddin menambahkan, virus Marburg merupakan virus yang bersifat zoonosis atau virus yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

Berdasarkan dari berbagai hasil penelitian, kelelawar buah (Rousettus aegyptiacus) dari family Pteropodidae dianggap sebagai inang alami virus Marburg.

Semantara monyet dan primata lainnya rentan terhadap infeksi virus Marburg, tetapi tidak dianggap sebagai inang reservoir, karena mereka mati dengan cepat setelah terinfeksi.

Namun, monyet hijau Afrika (Cercopithecus aethiops) yang diimpor dari Uganda adalah sumber infeksi bagi manusia selama wabah Marburg pertama pada tahun 1967.

Lebih jauh Dr. Diauddin menjelaskan, infeksi MVD pada manusia dapat terjadi akibat kontak yang terlalu lama di area tambang atau gua yang dihuni oleh koloni kelelawar Rousettus.

Penularan juga dapat terjadi karena kontak manusia dengan satwa liar, khususnya monyet yang telah terpapar virus dari kelelawar.

Sedangkan penularan sekunder virus Marburg terjadi melalui penularan dari manusia ke manusia melalui kontak langsung seperti selaput lendir dengan darah, sekresi, tempat tidur, pakaian yang terkontaminasi dengan cairan orang yang terinfeksi.

Sementara itu, seorang warga Mentaos, Kota Banjarbaru yang pernah mengalami Covid-19 Elina Priscillia mengatakan, baru mulai tenang dengan covid-19 sudah muncul lagi kabar adanya wabah baru yakni virus Marburg.

Ia berharap, Pemerintah bisa memperketat protokol kesehatan, sehingga tidak ada lagi bermunculan virus-virus di Indonesia khususnya di Kalimantan Selatan ini.

“Lebih memperketat lockdown supaya mencegah virus masuk ke wilayah Indonesia,” tandasnya.

(Red8-Irma)

Share26Tweet17Send

Related Posts

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR - Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan...

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

Reses DPRD Kabupaten Banjar di Desa Gunung Batu, Warga Prioritaskan Jalan, Air Bersih, dan Penerangan Jalan

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, mulai dari kondisi infrastruktur jalan,...

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) yang digelar Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Komisi III Fraksi NasDem, Ahmad...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In